Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

ASN Di Pamekasan Aniaya Kurir Saat COD, Kini Ditetapkan Tersangka

Zainal Arifin, ASN Pemkab Sampang dan istrinya sebelum menganiaya kurir COD (Foto: Dok. Istimewa/tangkapan layar)

Newestindonesia.co.id, Zainal Arifin alias Arif alias Ayik, pria penganiaya kurir cash on delivery (COD) di Pamekasan yang viral telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Penganiayaan itu dipicu karena paket tak sesuai dengan pesanan awal.

Dilansir detikJatim, Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan tersangka ditangkap setelah korban bernama Irwan Siskiyanto (27) melapor ke polisi. Ada fakta baru yang terungkap, tersangka ternyata berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sampang. Karir Ayik kini pun di ujung tanduk setelah ditangkap.

“Untuk kasus penganiayaan kurir, kami sudah mengamankan pelaku atas nama ZA (46) Keluarahan Jungcangcang, Kecamatan Pamekasan. Pekerjaannya ASN di Kabupaten Sampang,” ujar Hendra, Kamis (3/7/2025).

Meski demikian, Hendra tak menyebut secara detail tersangka sebagai ASN dinas apa. Ia hanya menyebut tersangka kini diancam pasal pencurian dengan diikuti kekerasan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pasal 365 ayat 1 KUHP ancaman hukumannya 9 tahun penjara,” tandas Hendra.

Meski telah menetapkan Arif sebagai tersangka, Hendra menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman kasus. Dengan demikian, potensi tersangka baru masih terbuka. Sebab pihaknya kini tengah menyelidiki keterlibatan istri tersangka.

“Bisa juga, bisa ada. Ini masih dilakukan pendalaman dari korban dan saksi yang lain. Apakah ada keterlibatan istrinya (tersangka) akan kami dalami videonya,” kata Hendra.

Hendra mengaku bersyukur pengungkapan kasus penganiayaan tak membutuhkan waktu yang lama. Padahal, pihaknya sempat terkendala pemeriksaan korban yang masih dirawat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Hanya 2 hari karena kita saat itu belum bisa melakukan pemeriksaan kepada korban,” ujar Hendra.

Sebelumnya, viral seorang kurir pengantar pesanan cash on delivery (COD) dianiaya pembeli. Aksi kekerasan itu dilakukan pembeli yang meminta uangnya dikembalikan.

Baca juga:  Tragedi Maut Di Mamuju: 3 Motor Adu Banteng Di Jalan Husni Thamrin, 2 Orang Tewas

Dalam video yang beredar viral di media sosial, kurir itu sempat menjelaskan kepada istri pembeli yang minta uangnya dikembalikan. Lalu, datang sang suami.

Pria pembeli HP itu protes karena barang yang datang tak sesuai pesanan. Dia meminta kurir itu mengembalikan uang yang sudah dibayarkan oleh istrinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini udah bayar,” tanya si suami kepada istrinya dalam Bahasa Madura seperti dilihat detikJatim, Selasa (1/7/2025).

“Iya, sudah,” jawab sang istri.

Sang suami langsung menarik sang kurir sembari mengatakan “kembalikan, kembalikan (uangnya).”

Kurir yang belakangan diketahui bernama Irwan Siskiyanto (21) itu pun berupaya menjelaskan bahwa tugasnya hanya lah mengantarkan barang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Situasi semakin tegang hingga pemuda warga Dusun Bringah, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Pamekasan itu ditarik oleh pembeli bernama Arif alias Ayik itu.

Aksi penganiayaan itu terekam kamera ponsel milik Irwan. Dia dicekik oleh Arif yang bertubuh kekar dengan kedua lengannya. Terlihat dalam video yang sama, bagian gigi depan Irwan berdarah.

Meski berusaha menjelaskan, namun si suami enggan mendengarkan dan terus meminta agar uangnya dikembalikan. Hingga istri Arif mengambil dompet milik Irwan.

“Tang pesse ekalak wak (uangku diambil itu),” kata Irwan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Apah sengkok tak ngalak, ghun ngalak tang pesse (apa aku nggak ngambil, cuma ngambil uang punyaku,” kata si istri sambil mengambil uang dari dompetnya.

Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur bergerak cepat memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak setelah menerima laporan dari masyarakat. Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi bersama Wakil...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah insiden tragis terjadi di sebuah apartemen kawasan Surabaya Barat, Jawa Timur, ketika dua pekerja pembersih kaca gedung tinggi terjebak di gondola saat...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jatim, Sebuah warung pangku yang beroperasi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, digerebek petugas kepolisian karena nekat tetap buka dan menjual...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Narasi yang menyebut chatbot kecerdasan buatan (AI) Grok telah memprediksi tanggal pasti serangan terkoordinasi Amerika Serikat dan Israel ke Iran viral di media...

Regional

Newestindonesia.co.id, Tim kuasa hukum tersangka pembunuhan mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Radiet Adiansyah, secara mengejutkan mengundurkan diri secara bersamaan. Sebanyak sepuluh pengacara yang sebelumnya mendampingi...

Regional

Newestindonesia.co.id, Dua korban ledakan petasan yang diduga terkait pembuatan balon udara di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Salah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Salah satu korban selamat dalam peristiwa ledakan yang diduga berasal dari bahan petasan di Ponorogo, Jawa Timur, mengungkap detik-detik sebelum ledakan terjadi. Insiden...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang pemuda berinisial RW (24) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri setelah menolak ajakan mengisap narkotika jenis sabu....

Advertisement