Newestindonesia.co.id, Sebuah kejadian tak terduga di Distrik Khanom, Provinsi Nakhon Si Thammarat, Thailand Selatan, menjadi viral di media sosial setelah sekelompok wisatawan asing tanpa sengaja memasuki lokasi acara pemakaman karena mengira itu merupakan area makan street food. Peristiwa ini terekam dalam video yang dibagikan oleh salah satu anggota keluarga almarhum dan memicu beragam komentar netizen dari seluruh dunia.
Video yang pertama kali diunggah ke Facebook pada 31 Januari 2026 oleh Charantorn Chareomkiad, anggota keluarga almarhum, menunjukkan dua wisatawan duduk di salah satu meja bundar yang telah disiapkan untuk pelayat. Sementara itu, seorang wanita Thailand tampak membawakan minuman untuk mereka.
Menurut penuturan Charantorn dalam rekaman tersebut, wisatawan itu tampak mengira bahwa lokasi tersebut adalah warung makan atau semacam pasar makanan karena adanya meja dan orang-orang yang makan. Ketika diberitahukan bahwa itu bukan tempat makan, melainkan rumah duka, kedua turis tampak terkejut dan segera meminta maaf. Namun, mereka dengan sopan bertanya apakah masih boleh duduk di sana.
“Saya bertanya kepada mereka, apakah mereka mengira ini adalah prasmanan,” ujar Charantorn sambil tertawa dalam video. “Mereka mengatakan tadi mengikuti aroma makanan dari pasar malam di dekat sini.”
Alih-alih diusir atau diminta pergi, keluarga almarhum justru menyambut tingkah laku para turis itu dengan ramah. Mereka kemudian menyuguhkan berbagai makanan dan minuman khas pemakaman Thailand sebagai bentuk keramahan dan penghormatan — termasuk teh es Thailand, susu dingin, kue tradisional, dan hidangan lokal.
Budaya Thailand: Makan di Rumah Duka Bukan Hal Aneh
Di Thailand, tradisi menyediakan makanan dan minuman pada acara pemakaman merupakan hal yang lazim. Praktik ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang serta sebagai cara untuk “berbuat kebajikan atas nama almarhum”, terutama saat banyak pelayat berkumpul bersama.
Menurut laporan media lokal Thairath Online, keluarga yang menyelenggarakan pemakaman secara terbuka melayani makanan bagi para pelayat yang hadir. Hal ini dimanfaatkan sebagian wisatawan yang kebetulan melihat adanya meja makan di bawah tenda, sehingga mereka salah kaprah menganggapnya sebagai street food atau tempat makan umum.
Kejadian serupa bahkan terulang kembali pada hari berikutnya. Tiga wisatawan dari Belanda memasuki lokasi pemakaman yang sama, salah mengira itu adalah tempat makan dan bahkan menanyakan apakah bisa memesan minuman atau koktail beku. Setelah dijelaskan oleh tuan rumah bahwa itu adalah pemakaman, mereka tetap diterima dan disuguhkan makanan — termasuk lima piring hidangan kari khas.
Reaksi Netizen dan Respons Wisatawan
Video-video ini mendapat respons luas dari netizen setelah tersebar di berbagai platform media sosial. Banyak yang menganggap kejadian itu lucu sekaligus menyentuh, mencerminkan nilai keramahan dan solidaritas masyarakat Thailand bahkan dalam suasana berduka.
“Lebih dari sekadar kesalahpahaman, ini memperlihatkan budaya saling menghormati antar manusia,” komentar salah satu pengguna Facebook.
Para wisatawan yang menjadi bagian dari kejadian ini juga tampak terkesan dengan sambutan hangat yang mereka terima. Beberapa dari mereka bahkan menyampaikan apresiasi atas kebaikan keluarga almarhum yang tetap menyediakan makanan dengan senyum meskipun tengah berduka.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login