Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Kesehatan

Seberapa Efektif Kondom Untuk Mencegah Kehamilan? Ini Yang Harus Diketahui

Foto: iStock/joecicak

Newestindonesia.co.id, Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi paling populer di dunia karena mudah digunakan, terjangkau, dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Namun, banyak orang masih mempertanyakan seberapa efektif kondom untuk mencegah kehamilan. Agar penggunaan kondom semakin optimal, penting memahami cara kerja, tingkat efektivitas, dan tips penggunaannya.

Apa Itu Kondom dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Kondom adalah alat kontrasepsi berbentuk selubung tipis yang dipasang pada penis saat berhubungan seksual. Fungsi utamanya adalah mencegah sperma masuk ke dalam vagina, sehingga tidak terjadi pembuahan. Kondom juga sterilisasi, nyaman digunakan, dan didesain untuk sekali pakai.

Efektivitas Kondom Dalam Mencegah Kehamilan

Secara statistik, efektivitas kondom tergantung pada cara penggunaan.

Jenis PenggunaanTingkat KeberhasilanRisiko Kehamilan
Penggunaan sempurna± 98% efektif± 2 dari 100 perempuan bisa hamil per tahun
Penggunaan biasa/sehari-hari± 85% efektif± 15 dari 100 perempuan bisa hamil per tahun

Artinya, kondom sangat efektif bila digunakan dengan benar, namun risiko kehamilan tetap ada jika dipakai secara tidak tepat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keunggulan Kondom Dibanding Kontrasepsi Lain

Selain mencegah kehamilan, kondom memberikan berbagai manfaat tambahan, seperti:

  • Mencegah penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV, gonore, dan sifilis
  • Tidak mengganggu kesuburan, bisa berhenti kapan saja
  • Tidak menyebabkan perubahan hormon tubuh
  • Harga terjangkau dan mudah ditemukan

Karena keunggulan tersebut, kondom cocok digunakan baik untuk pasangan menikah maupun yang ingin menunda kehamilan.

Kesalahan Penggunaan Kondom yang Sering Terjadi

Beberapa kesalahan paling umum yang dapat mengurangi efektivitas kondom antara lain:

  • Memakai kondom setelah penetrasi dimulai
  • Membuka kondom dengan gigi atau benda tajam
  • Tidak menyisakan ruang pada ujung kondom
  • Menggunakan pelumas berbahan minyak (dapat merusak lateks)
  • Menggunakan kondom lebih dari satu kali
  • Penyimpanan kondom di tempat panas seperti dompet terlalu lama
Baca juga:  Penyebab Kanker Usus Dan Gejala Awal Yang Harus Diwaspadai

Menghindari kesalahan di atas dapat meningkatkan efektivitas kondom secara signifikan.

Cara Meningkatkan Efektivitas Kondom

Agar perlindungan maksimal, praktekkan tips berikut:

  • Pastikan tanggal kedaluwarsa kondom masih berlaku
  • Gunakan kondom dari awal hingga akhir aktivitas seksual
  • Pilih ukuran kondom yang sesuai
  • Gunakan pelumas berbahan air (water-based)
  • Simpan kondom di tempat sejuk dan kering

Dengan cara yang tepat, kondom bisa menjadi alat kontrasepsi yang sangat andal dan aman.

Apakah Kondom Bisa Rusak atau Bocor?

Kondom bisa rusak bila disimpan dengan tidak benar atau terkena gesekan tajam. Kondom berkualitas jarang bocor, tetapi ada kemungkinan kecil. Jika kondom pecah atau terlepas saat berhubungan, pertimbangkan kontrasepsi darurat untuk mengurangi risiko kehamilan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kesimpulan

Kondom dapat mencegah kehamilan hingga 98% ketika digunakan secara benar dan konsisten. Selain itu, kondom adalah satu-satunya alat kontrasepsi yang melindungi dari kehamilan sekaligus penyakit menular seksual. Oleh karena itu, kondom tetap menjadi pilihan terbaik bagi banyak pasangan yang ingin berhubungan seksual dengan aman dan nyaman.

Editor: DAW

Catatan: Artikel ini hanya ditujukan sebagai edukasi kepada pembaca berumur 21+

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/D/539/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, yang menegaskan bahwa rumah...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Epilepsi adalah gangguan sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal. Kejang ini bisa muncul dalam...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kondisi penglihatan yang umum pada pria dan wanita di seluruh dunia, yaitu buta warna, ternyata bukan sekadar gangguan visual biasa. Dalam studi terbaru,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Di dalam rongga mulut manusia terdapat sebuah jaringan kecil namun memiliki peran penting yang sering luput dari perhatian, yaitu frenulum. Frenulum adalah lipatan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Penyakit jantung bawaan pada anak di Indonesia terus menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan nasional. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Radang amandel atau tonsilitis menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan sakit tenggorokan, sulit menelan,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kebiasaan duduk terlalu lama kini semakin umum, terutama pada pekerja kantoran, gamer, sopir, hingga pelajar yang belajar daring berjam-jam. Namun, di balik kenyamanan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah, penyakit zoonotik yang memiliki tingkat fatalitas kasus atau...

Advertisement