Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Kesehatan

Penyebab Kanker Usus Dan Gejala Awal Yang Harus Diwaspadai

Foto: iStock/SewcreamStudio

Newestindonesia.co.id, Kanker usus, atau lebih dikenal sebagai kanker kolorektal, adalah salah satu jenis kanker paling umum di dunia. Di Indonesia sendiri, kasus kanker usus terus meningkat setiap tahun. Mengetahui penyebab dan gejala awal kanker usus sangat penting agar dapat dilakukan deteksi dini dan pengobatan yang tepat.

Apa Itu Kanker Usus?

Kanker usus terjadi ketika sel-sel abnormal tumbuh di bagian usus besar (kolon) atau rektum secara tidak terkendali. Kanker ini bisa berkembang dari polip jinak yang tidak ditangani dengan baik.


Penyebab Kanker Usus

Meskipun penyebab pasti kanker usus belum diketahui secara pasti, beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker usus antara lain:

  1. Faktor Genetik dan Keturunan
    • Riwayat keluarga dengan kanker usus meningkatkan risiko secara signifikan.
    • Sindrom genetik seperti Lynch syndrome dan familial adenomatous polyposis (FAP).
  2. Usia di Atas 50 Tahun
    • Mayoritas kasus terjadi pada orang berusia di atas 50 tahun.
  3. Pola Makan Tidak Sehat
    • Konsumsi tinggi daging merah dan daging olahan.
    • Rendah serat dan tinggi lemak.
  4. Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol
    • Merokok dan alkohol dapat merusak jaringan usus dan memicu pertumbuhan sel abnormal.
  5. Kurang Aktivitas Fisik
    • Gaya hidup sedentari (minim gerak) berkaitan erat dengan peningkatan risiko kanker usus.
  6. Obesitas
    • Berat badan berlebih meningkatkan kemungkinan kanker kolorektal.
  7. Riwayat Penyakit Usus
    • Seperti kolitis ulseratif atau penyakit Crohn yang berlangsung lama.

Gejala Awal Kanker Usus

Kanker usus sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Namun, berikut beberapa gejala awal kanker usus yang perlu diwaspadai:

  1. Perubahan Pola Buang Air Besar
    • Diare atau konstipasi yang terus menerus.
    • Perubahan bentuk feses, seperti menjadi lebih kecil dan pipih.
  2. Darah dalam Feses
    • Feses berwarna gelap atau merah terang akibat perdarahan dalam usus.
  3. Perut Kembung dan Rasa Tidak Tuntas Setelah BAB
    • Sensasi seperti masih ingin buang air besar meskipun sudah selesai.
  4. Sakit Perut dan Kram
    • Nyeri perut yang tidak kunjung sembuh.
  5. Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab
    • Berat badan turun drastis tanpa diet atau olahraga.
  6. Kelelahan Berkepanjangan
    • Tubuh terasa lemah meski sudah cukup istirahat, bisa akibat anemia karena perdarahan.
Baca juga:  BMKG Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem, Ini Yang Harus Diwaspadai 26–28 Januari

Kapan Harus ke Dokter?

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas selama lebih dari dua minggu, segera konsultasikan ke dokter. Pemeriksaan seperti kolonoskopi sangat membantu untuk deteksi dini kanker usus.


Jadi Kesimpulannya Adalah…

Kanker usus bisa dicegah dengan gaya hidup sehat, pola makan bergizi, dan pemeriksaan rutin, terutama bagi yang memiliki faktor risiko. Mengenali penyebab dan gejala awal kanker usus dapat menyelamatkan nyawa, karena semakin dini terdeteksi, semakin tinggi peluang sembuh.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus meninggalnya seorang dokter muda di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi sorotan publik. Dokter internship berinisial AMW (25) dilaporkan meninggal dunia setelah terkonfirmasi...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Onani atau masturbasi adalah aktivitas seksual yang umum dilakukan oleh pria maupun wanita untuk mencapai kepuasan seksual tanpa pasangan. Dalam dunia medis, aktivitas...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Situasi keamanan di Lebanon selatan kembali memanas setelah sebuah insiden ledakan proyektil menewaskan satu anggota pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan melukai...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Varian baru COVID-19 yang dijuluki “Cicada” (BA.3.2) mulai terdeteksi di berbagai wilayah Amerika Serikat dan menjadi perhatian otoritas kesehatan global. Berdasarkan laporan USA...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana membentuk badan khusus untuk mengelola dan mengembangkan instrumen keuangan baru di Indonesia. Pembentukan lembaga ini ditargetkan rampung pada...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Kabar duka datang dari dunia teknologi dan industri konten digital. Pemilik platform berbasis langganan OnlyFans, Leonid Radvinsky, meninggal dunia pada usia 43 tahun...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Dunia saat ini sedang berada di ambang guncangan ekonomi yang sangat mirip dengan krisis energi tahun 1970-an. Penutupan Selat Hormuz akibat eskalasi perang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah memiliki komitmen untuk membayar iuran sebesar USD 1 miliar dalam inisiatif Dewan Perdamaian atau...

Advertisement