Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Kesehatan

Cara Mengobati Tetanus Usai Terkena Paku Secara Alami

Foto: iStock/uncle_daeng

Newestindonesia.co.id, Tetanus adalah penyakit serius yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani yang biasanya masuk ke dalam tubuh melalui luka, terutama luka tusuk akibat paku berkarat atau benda kotor lainnya. Penyakit ini bisa menimbulkan kejang otot, kaku pada rahang, hingga mengancam jiwa jika tidak segera ditangani.

Banyak orang mencari cara alami untuk mengobati tetanus usai terkena paku. Namun, penting dipahami bahwa tetanus tidak bisa diobati hanya dengan cara alami, melainkan memerlukan pertolongan medis secepatnya. Meski begitu, ada beberapa langkah alami dan perawatan rumah yang bisa membantu mencegah infeksi sekaligus mempercepat pemulihan.


Pertolongan Pertama Usai Terkena Paku

  1. Bersihkan luka segera
    Cuci luka dengan sabun antibakteri dan air mengalir untuk mengurangi risiko bakteri masuk ke dalam tubuh.
  2. Hentikan pendarahan
    Jika luka berdarah, tekan dengan kain bersih atau kasa steril hingga berhenti.
  3. Gunakan antiseptik alami
    Anda bisa menggunakan bahan alami seperti:
    • Air garam hangat untuk membilas luka.
    • Kunyit yang mengandung kurkumin sebagai antiinflamasi alami.
    • Madu murni yang bersifat antibakteri untuk membantu melindungi luka.

Cara Alami untuk Membantu Pemulihan Luka

Selain perawatan medis, beberapa bahan alami berikut dapat membantu mempercepat penyembuhan luka akibat paku:

  1. Daun sirih
    Mengandung zat antiseptik alami, bisa direbus dan digunakan untuk mencuci luka.
  2. Bawang putih
    Memiliki sifat antibakteri alami. Tumbuk bawang putih lalu tempelkan tipis pada area sekitar luka (hindari langsung di luka terbuka agar tidak perih).
  3. Lidah buaya
    Gel lidah buaya membantu mendinginkan, meredakan nyeri, dan mempercepat penyembuhan jaringan kulit.

Pentingnya Penanganan Medis

Walaupun cara alami bisa membantu, tetanus tidak boleh dianggap remeh. Jika luka akibat paku cukup dalam, kotor, atau Anda belum pernah vaksin tetanus dalam 5–10 tahun terakhir, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan suntikan vaksin tetanus (TT) atau antitoksin tetanus (ATS).


Baca juga:  Segalanya Terasa Hambar, Hampa, Terputus Dari Realita: Mengapa?

Kesimpulan

Cara mengobati tetanus usai terkena paku secara alami memang bisa dilakukan untuk membersihkan luka dan mencegah infeksi ringan. Namun, pengobatan utama tetap memerlukan penanganan medis profesional. Kombinasi antara perawatan medis dan dukungan alami akan jauh lebih efektif dalam mencegah tetanus.

Ingat: jangan menunda ke rumah sakit bila mengalami gejala seperti kaku rahang, sulit menelan, kejang otot, atau luka terlihat dalam dan kotor.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sumber: Berbagai Sumber, Editor: DAW

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/D/539/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, yang menegaskan bahwa rumah...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Epilepsi adalah gangguan sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal. Kejang ini bisa muncul dalam...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kondisi penglihatan yang umum pada pria dan wanita di seluruh dunia, yaitu buta warna, ternyata bukan sekadar gangguan visual biasa. Dalam studi terbaru,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Di dalam rongga mulut manusia terdapat sebuah jaringan kecil namun memiliki peran penting yang sering luput dari perhatian, yaitu frenulum. Frenulum adalah lipatan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Penyakit jantung bawaan pada anak di Indonesia terus menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan nasional. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Radang amandel atau tonsilitis menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan sakit tenggorokan, sulit menelan,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kebiasaan duduk terlalu lama kini semakin umum, terutama pada pekerja kantoran, gamer, sopir, hingga pelajar yang belajar daring berjam-jam. Namun, di balik kenyamanan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah, penyakit zoonotik yang memiliki tingkat fatalitas kasus atau...

Advertisement