Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Kesehatan

Cara Alami Atasi Ketombe Di Kepala: Pakai Lidah Buaya Hingga Produk Khusus

Foto: iStock/Doucefleur

Newestindonesia.co.id, Ketombe di kepala sering menjadi masalah yang mengganggu, baik dari segi penampilan maupun kenyamanan. Rasa gatal, serpihan putih di rambut, hingga kulit kepala kering membuat kepercayaan diri menurun. Kabar baiknya, ada banyak cara alami atasi ketombe di kepala yang aman dan mudah dilakukan di rumah, mulai dari bahan alami seperti lidah buaya hingga penggunaan produk perawatan khusus.

Apa Penyebab Ketombe di Kepala?

Sebelum mengatasi ketombe, penting untuk mengetahui penyebabnya. Beberapa faktor umum penyebab ketombe antara lain:

  • Kulit kepala kering atau terlalu berminyak
  • Jamur Malassezia yang berkembang berlebihan
  • Jarang keramas atau salah memilih sampo
  • Stres dan perubahan hormon
  • Alergi terhadap produk perawatan rambut

Mengetahui penyebabnya akan membantu memilih cara perawatan yang paling efektif.

Cara Alami Atasi Ketombe di Kepala

1. Lidah Buaya untuk Melembapkan Kulit Kepala

Lidah buaya dikenal memiliki sifat antiinflamasi dan antijamur. Gel lidah buaya membantu menenangkan kulit kepala, mengurangi gatal, serta melembapkan area yang kering.

Cara pakai:
Oleskan gel lidah buaya murni ke kulit kepala, diamkan 20–30 menit, lalu bilas dan keramas seperti biasa.

Advertisement. Scroll to continue reading.

2. Minyak Kelapa sebagai Antibakteri Alami

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang mampu melawan jamur penyebab ketombe sekaligus menjaga kelembapan kulit kepala.

Cara pakai:
Pijatkan minyak kelapa hangat ke kulit kepala, diamkan minimal 30 menit atau semalaman sebelum dibilas.

3. Cuka Apel untuk Menyeimbangkan pH

Cuka apel dapat membantu menyeimbangkan pH kulit kepala dan menghambat pertumbuhan jamur.

Cara pakai:
Campurkan cuka apel dan air dengan perbandingan 1:1, semprotkan ke kulit kepala, diamkan 10–15 menit lalu bilas bersih.

Advertisement. Scroll to continue reading.

4. Jeruk Nipis untuk Mengurangi Minyak Berlebih

Jeruk nipis kaya vitamin C dan bersifat antibakteri, efektif untuk ketombe akibat kulit kepala berminyak.

Baca juga:  Bahaya Penyakit Seksual Akibat Gonta-Ganti Pasangan: Waspadai Risikonya!

Cara pakai:
Peras jeruk nipis, oleskan airnya ke kulit kepala, pijat perlahan, lalu bilas setelah 10 menit.

5. Tea Tree Oil sebagai Antijamur Alami

Tea tree oil terkenal ampuh mengatasi ketombe karena sifat antijamur dan antiseptiknya.

Cara pakai:
Campurkan beberapa tetes tea tree oil ke sampo, lalu gunakan untuk keramas secara rutin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gunakan Produk Khusus Anti Ketombe

Selain bahan alami, penggunaan produk khusus anti ketombe juga sangat dianjurkan, terutama jika ketombe cukup parah. Pilih sampo dengan kandungan berikut:

  • Zinc pyrithione
  • Ketoconazole
  • Selenium sulfide
  • Salicylic acid

Gunakan sampo sesuai aturan pakai dan hindari terlalu sering mengganti produk agar kulit kepala tidak iritasi.

Tips Mencegah Ketombe Datang Kembali

Agar ketombe tidak muncul kembali, lakukan beberapa tips berikut:

  • Keramas secara teratur sesuai jenis rambut
  • Hindari menggaruk kulit kepala berlebihan
  • Kurangi penggunaan produk styling beralkohol
  • Kelola stres dengan baik
  • Konsumsi makanan bergizi, terutama yang mengandung zinc dan vitamin B

Kapan Harus ke Dokter?

Jika ketombe tidak kunjung membaik meski sudah mencoba berbagai cara alami dan produk khusus, atau disertai kemerahan dan iritasi parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Kesimpulan

Cara alami atasi ketombe di kepala bisa dimulai dari penggunaan lidah buaya, minyak kelapa, hingga jeruk nipis. Namun, jika ketombe cukup membandel, penggunaan produk khusus anti ketombe menjadi solusi efektif. Dengan perawatan rutin dan tepat, kulit kepala akan kembali sehat dan bebas ketombe.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Baca juga:  Kapan Harus Kolonoskopi? Kenali Gejala Dan Manfaatnya

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/D/539/2026 pada Rabu, 11 Februari 2026, yang menegaskan bahwa rumah...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Epilepsi adalah gangguan sistem saraf pusat yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik otak yang tidak normal. Kejang ini bisa muncul dalam...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kondisi penglihatan yang umum pada pria dan wanita di seluruh dunia, yaitu buta warna, ternyata bukan sekadar gangguan visual biasa. Dalam studi terbaru,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Di dalam rongga mulut manusia terdapat sebuah jaringan kecil namun memiliki peran penting yang sering luput dari perhatian, yaitu frenulum. Frenulum adalah lipatan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Penyakit jantung bawaan pada anak di Indonesia terus menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan nasional. Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Radang amandel atau tonsilitis menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami anak-anak hingga orang dewasa. Kondisi ini menyebabkan sakit tenggorokan, sulit menelan,...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Kebiasaan duduk terlalu lama kini semakin umum, terutama pada pekerja kantoran, gamer, sopir, hingga pelajar yang belajar daring berjam-jam. Namun, di balik kenyamanan...

Kesehatan

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Virus Nipah, penyakit zoonotik yang memiliki tingkat fatalitas kasus atau...

Advertisement