Newestindonesia.co.id, Aksi promosi aktris Sydney Sweeney dengan menggantungkan sejumlah bra di papan ikonik Hollywood Sign menuai kritik tajam dari publik dan otoritas setempat, setelah video aksinya viral di media sosial pada akhir pekan lalu. Langkah yang dilakukan sebagai bagian dari peluncuran lini pakaian dalam Syrn ini dianggap melanggar aturan dan tidak mendapatkan izin resmi.
Aksi itu pertama kali menjadi perhatian setelah video yang dibagikan oleh TMZ memperlihatkan Sweeney mendaki sebagian Gunung Lee pada malam hari dan menempatkan pakaian dalam di huruf-huruf besar landmark Los Angeles tersebut. Dalam rekaman lain, Sweeney tampak tersenyum dan berpose di depan papan yang kini dihiasi bra berwarna-warni.
Tanpa Izin Resmi dari Pengelola Hollywood Sign
Hollywood Chamber of Commerce, pemilik hak atas Hollywood Sign, menegaskan bahwa aksi tersebut dilakukan tanpa otorisasi resmi. Dalam pernyataan tertulis yang dikirim ke media, Steve Nissen — Kepala Kamar Dagang Hollywood — menyatakan bahwa produksi terkait Sweeney “tidak mendapatkan otorisasi dari Hollywood Chamber of Commerce dan kami tidak memiliki pengetahuan sebelumnya mengenai hal itu.”
Nissen menekankan bahwa pihaknya memegang hak kekayaan intelektual atas citra Hollywood Sign dan bahwa semua penggunaan untuk tujuan komersial harus melalui proses lisensi atau izin terlebih dahulu.
“Siapa pun yang berniat menggunakan dan/atau mengaksesnya untuk kepentingan komersial wajib memperoleh lisensi atau izin dari Hollywood Chamber,” tambahnya.
Meskipun laporan menyebut tim Sweeney memang memperoleh izin pengambilan gambar dari FilmLA, izin ini tidak mencakup tindakan menyentuh, memanjat, atau mengubah struktur monumen tersebut. Nissen kembali menegaskan bahwa tidak ada lisensi khusus yang diberikan untuk aksi menggantung bra.
Reaksi Warganet dan Kritikan Publik
Tak hanya otoritas yang bereaksi, netizen pun ramai mengkritik aksi tersebut. Di media sosial, unggahan video promo menuai komentar pedas seperti:
- “Karena kamu perempuan dan berkulit putih, kamu bisa bertindak seperti itu. Oke, aku paham.”
- “Aksi yang memalukan,” tulis komentar lain.
- “Ini sangat norak,” kritik warganet lainnya.
Pernyataan Sydney Sweeney soal Peluncuran Syrn
Di tengah sorotan dan kritik yang makin memanas, Sweeney tetap melanjutkan kampanye promosi produk pakaian dalam Syrn. Dalam sebuah wawancara dengan Elle yang dibagikan melalui unggahan Instagram, Sweeney menjelaskan visi di balik koleksi pertamanya:
“Aku ingin menciptakan sebuah dunia dan perasaan. Aku ingin membangun merek lingerie yang terasa memahami perempuan, bukan menggurui. Syrn berbicara tentang kepercayaan diri tanpa tekanan — merasa seksi, kuat, lembut, atau playful, tergantung harimu. Sebagai pendiri tunggal, visiku adalah menciptakan sesuatu yang hadir di kehidupan nyata dan tidak menahan siapa pun.”
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Sweeney memposisikan mereknya sebagai representasi dari keberanian dan keyakinan diri, meskipun langkah promosi yang ia pilih memicu kontroversi.
Potensi Implikasi Hukum
Beberapa laporan internasional menyebut bahwa aksi tersebut juga bisa berujung pada masalah hukum, termasuk tuduhan trespassing (trespassing/masuk tanpa izin) dan potensi sanksi dari otoritas Los Angeles karena memanjat dan menggunakan landmark tanpa izin resmi.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login