Newestindonesia.co.id, Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan. Saham HYBE Corporation, agensi yang menaungi megabintang K-pop BTS, dilaporkan anjlok tajam pada perdagangan Senin (23/3/2026). Penurunan ini terjadi tepat setelah BTS menggelar konser comeback perdana mereka yang bertajuk “BTS Comeback Live: Arirang” di Gwanghwamun Square, Seoul.
Berdasarkan data Bursa Efek Korea (KRX), saham HYBE diperdagangkan pada level 288.500 won atau turun sekitar 16,13 persen dari sesi penutupan sebelumnya. Ini merupakan level terendah saham HYBE sejak Desember 2025.
Jumlah Penonton Menjadi Sorotan
Sentimen negatif pasar diduga kuat dipicu oleh ketidakpastian data jumlah penonton yang hadir secara langsung dalam konser gratis tersebut. Awalnya, otoritas setempat memperkirakan sekitar 250.000 hingga 260.000 penggemar (ARMY) akan memadati area Gwanghwamun.
Namun, laporan resmi pemerintah pasca-acara menyebutkan jumlah penonton yang hadir berada di kisaran 40.000 orang. Di sisi lain, pihak HYBE mengklaim kehadiran sekitar 104.000 orang. Ketidaksesuaian angka ini dengan ekspektasi awal pasar membuat investor bereaksi negatif.
Sukses Digital vs Tekanan Pasar Global
Meskipun harga saham mengalami koreksi, BTS sebenarnya mencatatkan rekor fantastis dari sisi digital. Album terbaru mereka, Arirang, berhasil terjual sebanyak 3,98 juta kopi hanya dalam hari pertama perilisannya. Selain itu, seluruh lagu dalam album tersebut menyapu bersih tangga lagu Spotify Global Top 50, dengan single utama “SWIM” bertengger di posisi pertama.
Namun, faktor eksternal juga turut memperparah keadaan. Indeks harga saham gabungan Korea (KOSPI) secara umum memang tengah melemah sebesar 6,49 persen akibat ketegangan geopolitik antara Amerika Selatan dan Iran serta anjloknya nilai tukar won Korea.
Permintaan Maaf HYBE
Selain masalah saham, HYBE juga merilis pernyataan resmi berisi permintaan maaf kepada warga Seoul atas kemacetan dan gangguan lalu lintas yang terjadi selama persiapan dan pelaksanaan konser. Penutupan akses di sekitar Gwanghwamun Square dilaporkan sempat menyulitkan mobilitas pekerja kantor dan warga sekitar.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga. Pengamanan ketat dilakukan demi keselamatan semua pihak, mengingat ini adalah pertemuan besar pertama sejak BTS kembali dari masa hiatus,” ungkap perwakilan HYBE.
Meski terjadi penurunan tajam, sejumlah analis dari KB Securities tetap optimis dan menaikkan target harga saham HYBE di masa depan. Mereka memprediksi laba operasional perusahaan akan melonjak signifikan seiring dimulainya tur dunia BTS yang mencakup 82 jadwal pertunjukan yang seluruh tiketnya sudah habis terjual.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login