Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Gaya Hidup

Tak Perlu Bentak Anak, Cara Lembut Ini Justru Lebih Ampuh Bikin Patuh

Foto: iStock/Stella_E

Newestindonesia.co.id, Banyak orang tua masih menganggap nada tinggi sebagai cara tercepat agar anak patuh. Padahal, pendekatan tersebut justru sering menimbulkan ketakutan, jarak emosional, bahkan perlawanan dari anak. Para ahli perkembangan anak menilai bahwa komunikasi yang tenang dan penuh empati jauh lebih efektif dalam membentuk perilaku positif.

Nada suara yang lembut membantu anak merasa dihargai, didengar, dan lebih terbuka menerima arahan. Sebaliknya, teriakan sering membuat anak fokus pada rasa takut, bukan pada pesan yang disampaikan.

Dampak Nada Tinggi pada Psikologis Anak

Berbicara dengan emosi yang meledak-ledak bisa memberikan efek jangka panjang, seperti:

  • Anak menjadi mudah cemas atau takut berbuat salah
  • Hubungan orang tua dan anak menjadi renggang
  • Anak meniru pola komunikasi kasar dalam kehidupan sehari-hari
  • Menurunnya rasa percaya diri anak

Dalam banyak kasus, anak memang diam setelah dimarahi, namun bukan karena paham, melainkan karena tertekan.

Cara Menegur Anak Tanpa Harus Membentak

Pendekatan yang tenang bukan berarti membiarkan kesalahan. Justru ini soal menyampaikan pesan dengan cara yang lebih membangun:

Advertisement. Scroll to continue reading.

1. Turunkan posisi tubuh sejajar anak
Kontak mata membuat anak merasa diperhatikan dan lebih fokus mendengarkan.

2. Gunakan kalimat singkat dan jelas
Hindari ceramah panjang yang membuat anak bingung atau bosan.

3. Jelaskan dampak dari perilakunya
Contohnya, “Kalau main air di dalam rumah, lantainya jadi licin dan bisa jatuh.”

4. Beri contoh langsung
Anak lebih cepat belajar dari tindakan daripada teriakan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

5. Kendalikan emosi orang tua dulu
Menarik napas dalam sebelum berbicara bisa mencegah kata-kata yang disesali.

Anak Lebih Patuh Saat Merasa Dipahami

Penelitian psikologi anak menunjukkan bahwa ketika anak merasa aman secara emosional, mereka lebih mudah menerima aturan. Suasana rumah yang tenang menciptakan ruang diskusi, bukan medan perang.

Baca juga:  Lengkap! Doa Sahur, Berbuka, Tarawih, Dan Lailatul Qadar Di Bulan Ramadan

Orang tua yang konsisten berbicara dengan sabar cenderung memiliki anak yang:

  • Lebih jujur mengakui kesalahan
  • Tidak takut berdiskusi
  • Memiliki kontrol emosi yang lebih baik

Mendidik anak bukan soal siapa yang paling keras, tetapi siapa yang paling sabar dan konsisten.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Pulau Bali selalu menjadi destinasi favorit pasangan yang ingin merayakan momen spesial, termasuk Hari Valentine. Perpaduan pemandangan alam, suasana tropis, dan pilihan restoran...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jateng, Seorang bocah perempuan ditemukan tewas gantung diri di dalam rumahnya di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026) sore. Tragisnya, sebelum peristiwa...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Bulan suci Ramadan menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain menunaikan puasa, salat tarawih,...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Hari Valentine bukan sekadar perayaan cokelat dan bunga, tetapi juga momen spesial untuk mengungkapkan rasa cinta yang mungkin jarang terucap dalam keseharian. Bagi...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Bentuk telinga kerap dianggap sekadar bagian tubuh biasa. Namun dalam berbagai budaya, terutama dalam psikologi populer dan ilmu fisiognomi tradisional Asia, telinga dipercaya...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Hari Raya Imlek kerap kali dirayakan dengan suasana hujan di berbagai wilayah Indonesia. Fenomena ini membuat sebagian masyarakat beranggapan bahwa Imlek memang “langganan...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Sikap egois kerap menjadi sumber konflik dalam hubungan sosial, baik di lingkungan keluarga, pertemanan, hingga dunia kerja. Tanpa disadari, kebiasaan selalu mengutamakan diri...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Minum kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang Indonesia, baik untuk menemani pagi hari maupun begadang menyelesaikan pekerjaan. Namun, muncul anggapan...

Advertisement