Newestindonesia.co.id, Istilah alter belakangan semakin sering muncul di media sosial X (sebelumnya Twitter). Kata ini kerap digunakan dalam bio akun, cuitan, hingga percakapan warganet, terutama untuk membedakan identitas asli dan identitas lain yang digunakan secara daring. Namun, masih banyak pengguna yang belum memahami makna alter secara tepat.
Secara sederhana, alter berasal dari kata alternative account atau akun alternatif. Istilah ini merujuk pada akun media sosial kedua (atau lebih) yang dibuat seseorang selain akun utama (main account). Akun alter biasanya digunakan untuk tujuan tertentu yang tidak ingin ditampilkan di akun utama.
Fungsi Akun Alter di Media Sosial X
Di platform X, akun alter memiliki beberapa fungsi yang cukup umum, antara lain:
- Menjaga Privasi
Banyak pengguna membuat akun alter agar bisa berpendapat lebih bebas tanpa mengungkap identitas asli. Nama, foto profil, hingga data pribadi sering kali dibuat anonim. - Ekspresi Diri Tanpa Tekanan Sosial
Akun alter kerap digunakan untuk meluapkan isi hati, curhat, atau membahas topik sensitif seperti kesehatan mental, relasi personal, hingga opini kontroversial. - Konten Spesifik atau Niche
Beberapa alter dibuat khusus untuk topik tertentu, seperti fandom, politik, isu sosial, atau bahkan konten dewasa, yang tidak ingin dicampur dengan citra akun utama. - Keamanan Digital
Dengan akun alter, pengguna bisa meminimalkan risiko perundungan daring, doxing, atau serangan personal yang sering terjadi di media sosial.
Perbedaan Akun Alter dan Akun Fake
Meski sama-sama bukan akun utama, akun alter berbeda dengan akun palsu (fake account). Akun fake biasanya dibuat untuk menipu, menyamar sebagai orang lain, atau melakukan aktivitas yang melanggar aturan. Sementara itu, akun alter umumnya masih merepresentasikan pemilik aslinya, hanya saja dengan identitas yang disamarkan.
Dalam praktiknya, banyak pengguna X yang secara terbuka menuliskan keterangan seperti “alter account”, “akun alter”, atau “not main acc” di bio sebagai penanda.
Mengapa Istilah Alter Populer di X?
Popularitas istilah alter tak lepas dari karakter X sebagai platform berbasis teks dan diskusi terbuka. Berbeda dengan media sosial lain yang menonjolkan visual dan identitas personal, X memberi ruang luas untuk opini, kritik, dan ekspresi bebas.
Kondisi tersebut mendorong pengguna untuk memisahkan persona daring mereka. Akun utama tetap aman dan profesional, sementara akun alter menjadi ruang yang lebih personal dan bebas.
Risiko Menggunakan Akun Alter
Meski memberi kebebasan, penggunaan akun alter tetap memiliki risiko, antara lain:
- Pelanggaran kebijakan platform jika digunakan untuk ujaran kebencian atau penyebaran hoaks.
- Jejak digital yang tetap bisa ditelusuri jika pengguna tidak berhati-hati.
- Konflik sosial bila identitas alter terbongkar dan berdampak ke kehidupan nyata.
Karena itu, pengguna tetap disarankan bijak dalam menggunakan akun alter, menjaga etika berkomunikasi, dan mematuhi aturan platform.
Istilah alter di media sosial X merujuk pada akun alternatif yang digunakan untuk menjaga privasi dan kebebasan berekspresi. Fenomena ini mencerminkan kebutuhan pengguna akan ruang aman di dunia digital, sekaligus tantangan baru dalam menjaga etika dan keamanan bermedia sosial.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login