Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Gaya Hidup

Fenomena Kenakalan Remaja: Orang Tua Harus Berbuat Apa?

Foto: iStock/Dima Berlin

Newestindonesia.co.id, Kenakalan remaja bukanlah fenomena baru. Namun dalam beberapa tahun terakhir, perilaku menyimpang di kalangan anak dan remaja semakin sering muncul ke permukaan—mulai dari perkelahian, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga kecanduan gawai dan media sosial.

Tak sedikit orang tua yang terkejut ketika anak yang selama ini terlihat “baik-baik saja” tiba-tiba terlibat masalah serius. Pertanyaannya, apa sebenarnya yang terjadi dengan generasi muda hari ini? Dan yang terpenting: apa yang harus dilakukan orang tua?

Kenakalan Remaja Bukan Sekadar “Anak Nakal”

Banyak orang tua masih memandang kenakalan remaja sebagai bentuk pembangkangan biasa. Padahal, para ahli perkembangan anak menilai perilaku ini sering kali merupakan sinyal adanya masalah emosional, sosial, atau psikologis.

Menurut berbagai laporan pendidikan dan sosial dari organisasi internasional seperti UNICEF dan World Health Organization, masa remaja adalah fase paling rentan dalam kehidupan manusia. Pada periode ini, anak:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Mencari jati diri
  • Mudah terpengaruh lingkungan
  • Emosi belum stabil
  • Otak belum berkembang sempurna dalam pengambilan keputusan

Artinya, banyak tindakan impulsif remaja bukan karena ingin jahat — tetapi karena belum mampu mengelola emosi dan tekanan sosial.

Faktor Penyebab Kenakalan Remaja yang Sering Diabaikan

Kurangnya Perhatian Emosional di Rumah

Banyak orang tua merasa cukup dengan memenuhi kebutuhan materi: uang jajan, sekolah bagus, gawai mahal. Namun lupa pada kebutuhan paling penting: didengar dan dipahami.

Anak yang jarang diajak bicara dari hati ke hati cenderung mencari perhatian di luar rumah — termasuk lewat perilaku negatif.

Tekanan Media Sosial dan Lingkungan

Kini remaja hidup dalam dunia digital yang penuh standar palsu:

  • Popularitas
  • Gaya hidup glamor
  • Konten kekerasan
  • Tantangan ekstrem demi viral
Baca juga:  Kenapa Rumah Ribut Bikin Bad Mood? Ini Penjelasan Psikologinya

Tanpa pendampingan orang tua, anak mudah meniru hal-hal berbahaya demi pengakuan sosial.

Pola Asuh Terlalu Keras atau Terlalu Bebas

Dua ekstrem yang sama-sama berisiko:

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terlalu keras:

  • Anak takut terbuka
  • Cenderung memberontak diam-diam

Terlalu bebas:

  • Tanpa batasan
  • Tidak belajar tanggung jawab

Pola asuh seimbang terbukti paling efektif membentuk karakter sehat.

Masalah Mental yang Tak Terdeteksi

Stres sekolah, bullying, rasa tidak diterima, hingga depresi ringan sering tidak disadari orang tua.

Padahal banyak perilaku nakal merupakan bentuk “teriakan minta tolong”.

Tanda-Tanda Anak Mulai Terjerumus Kenakalan

Orang tua perlu peka terhadap perubahan berikut:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Mendadak tertutup
  • Prestasi turun drastis
  • Sering berbohong
  • Mudah marah
  • Mengganti lingkar pertemanan ekstrem
  • Kecanduan HP atau keluar malam berlebihan

Semakin cepat disadari, semakin mudah dicegah.

Lalu, Orang Tua Harus Berbuat Apa?

1. Bangun Komunikasi Tanpa Menghakimi

Daripada langsung memarahi, coba dengarkan:

  • “Kamu kenapa?”
  • “Ada yang bikin kamu tertekan?”
  • “Ayah/Ibu mau bantu”

Anak yang merasa aman akan lebih terbuka.

2. Hadir Secara Emosional, Bukan Hanya Fisik

Luangkan waktu:

  • Makan bersama
  • Ngobrol sebelum tidur
  • Tanya kabar sekolah

Kehadiran sederhana ini berdampak besar.

3. Buat Aturan Jelas tapi Masuk Akal

Misalnya:

  • Jam pulang
  • Batas screen time
  • Konsekuensi yang konsisten

Bukan hukuman kasar, tapi pembelajaran tanggung jawab.

4. Kenali Teman dan Lingkungannya

Bukan memata-matai, tapi peduli.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Undang teman ke rumah, kenal orang tuanya, pahami aktivitas mereka.

5. Jangan Ragu Minta Bantuan Profesional

Jika perilaku sudah ekstrem:

  • Konselor sekolah
  • Psikolog anak
  • Terapis keluarga

Mencari bantuan bukan kegagalan — tapi bentuk kepedulian.

Baca juga:  Fenomena Gen Z Curhat Di TikTok: Media Sosial Jadi Ruang Aman Ekspresi Diri?

Peran Sekolah dan Masyarakat Juga Penting

Kenakalan remaja bukan hanya tanggung jawab orang tua. Sekolah, lingkungan, dan media juga punya peran besar dalam membentuk karakter anak.

Program:

Advertisement. Scroll to continue reading.
  • Edukasi mental health
  • Kegiatan positif remaja
  • Ruang aman untuk curhat

Terbukti menurunkan angka kenakalan.

Kesimpulan: Anak Nakal Bukan Anak Jahat

Di balik perilaku menyimpang, hampir selalu ada:

  • Luka emosional
  • Kurang perhatian
  • Tekanan hidup

Ketika orang tua hadir dengan cinta, komunikasi, dan batasan sehat — sebagian besar masalah bisa dicegah sejak dini.

Remaja tidak membutuhkan orang tua yang sempurna. Mereka hanya butuh orang tua yang peduli dan mau mendengarkan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Kartu Tanda Penduduk (KTP) merupakan dokumen identitas resmi yang wajib dimiliki setiap warga negara Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah....

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Gelombang pengunduran diri karyawan muda belakangan semakin sering terjadi. Generasi Z atau Gen Z—kelompok yang lahir sekitar 1997 hingga 2012—disebut menjadi generasi yang...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Gigi putih bersih sering dikaitkan dengan senyum sehat, percaya diri, dan penampilan yang lebih menarik. Sayangnya, kebiasaan minum kopi, teh, merokok, hingga jarang...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Selangkangan yang menghitam sering menjadi masalah bagi banyak orang, baik wanita maupun pria. Area ini memang lebih mudah mengalami perubahan warna karena gesekan,...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Leher sering kali menjadi bagian tubuh yang terlupakan dalam perawatan kulit. Padahal, leher adalah area yang mudah menghitam akibat penumpukan sel kulit mati,...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Memiliki kulit cerah dan sehat adalah impian banyak orang. Tak sedikit yang rela mengeluarkan biaya mahal untuk perawatan klinik kecantikan demi mendapatkan kulit...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Hyper seksualitas adalah kondisi ketika seseorang mengalami dorongan seksual yang sangat kuat, berlebihan, dan sulit dikendalikan. Kondisi ini sering disebut juga sebagai perilaku...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah dokumen wajib bagi setiap pengendara kendaraan bermotor di Indonesia. Tanpa SIM, pengemudi bisa dikenakan sanksi tilang sesuai aturan...

Advertisement