Orangtuanya mengenang bahwa korban tampak ceria dalam percakapan terakhir tersebut, bahkan sempat meminta maaf kepada keluarga jika pernah bersikap kurang baik.
Hingga kini, jenazah Esther belum berhasil ditemukan secara utuh. Tim SAR gabungan masih terus melanjutkan pencarian di medan pegunungan yang terjal dengan respon cuaca yang menantang.
Orang tua korban telah berada di Makassar menunggu informasi terbaru, termasuk proses identifikasi DNA yang tengah dilakukan di RS Bhayangkara Makassar.
Ibunda Esther, J. Siburian, kepada media menyatakan bahwa selama korban belum ditemukan, keluarga tetap berharap akan terjadinya mukjizat.
“Harapannya mukjizat Tuhan masih ada. Selama kami belum melihat Esther, mukjizat Tuhan masih ada,” ucapnya penuh harap seperti dikutip melalui Metrotvnews.
Duka Keluarga dan Harapan Akan Kepulangan
Ayah korban mengenang momen komunikasi terakhirnya, di mana Esther berencana dijemput dan berkumpul bersama keluarga. Namun setelah pesan itu, ponsel Esther tidak lagi aktif. Kenangan terakhir tersebut membuat keluarga semakin berharap akan kabar baik meski situasi masih belum pasti.
(DAW)




You must be logged in to post a comment Login