Dalam keterangannya melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, disebutkan bahwa Prabowo tidak hanya akan berpidato, tetapi juga melakukan dialog strategis dengan para CEO dari perusahaan-perusahaan terkemuka mancanegara.
Sebelumnya, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, menilai bahwa partisipasi Indonesia dalam forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia dan sekaligus menarik investasi global.
“Karena kita melihat ini momen yang sangat penting. Kenapa penting? Karena Indonesia sudah sebenarnya dipandang cukup baik dan punya potensial untuk bisa mengundang investasi masuk ke Indonesia karena kita punya kekayaan sumber daya alam, kemudian ekonomi kita juga relatif tumbuh terus dan politik juga stabil, sumber daya manusia juga dengan bonus demografi yang terus kita tingkatkan kualitasnya ini bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi mereka,” ujar Ichwan di Wisma Danantara, Jakarta.


