Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Ramai Keluhan Susah Dapat Driver Ojol, Ini Penjelasan Resmi Gojek

Ilustrasi driver Gojek (Foto: dok. Istimewa)

Newestindonesia.co.id, Keluhan warganet mengenai sulitnya mendapatkan layanan ojek online (ojol) belakangan ramai di media sosial. Banyak pengguna mengaku harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan pengemudi, baik untuk layanan transportasi maupun pesan antar makanan.

Menanggapi fenomena yang disebut sebagian pengguna sebagai “krisis ojol” tersebut, pihak Gojek memberikan penjelasan terkait sejumlah faktor yang memengaruhi ketersediaan mitra pengemudi di lapangan.

Head of Driver Operations Gojek, Bambang Adi Wirawan, mengatakan bahwa kondisi ini terjadi seiring meningkatnya permintaan layanan pada periode akhir Ramadan hingga menjelang libur Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, lonjakan order biasanya terjadi pada jam-jam sibuk, terutama di kawasan pusat bisnis di kota besar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Di sisi lain, pada periode akhir Ramadan, kami memahami bahwa sebagian dari mitra driver Gojek, khususnya yang beroperasi di kota-kota besar, ada yang telah pulang kampung atau mudik dan memilih menghabiskan waktu bersama keluarganya,” kata Bambang dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).

Banyak Driver Mudik

Bambang menjelaskan bahwa berkurangnya jumlah pengemudi aktif menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi layanan di lapangan.

Pada periode menjelang Lebaran, sebagian mitra pengemudi biasanya memilih mudik lebih awal untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Kondisi ini membuat jumlah driver yang tersedia di beberapa kota besar menjadi berkurang.

Berdasarkan data internal perusahaan, aktivitas mitra pengemudi biasanya kembali normal secara bertahap pada minggu pertama hingga kedua setelah Idulfitri.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Cuaca dan Kemacetan Ikut Berpengaruh

Selain faktor mudik, kondisi cuaca juga disebut ikut memengaruhi ketersediaan layanan ojol.

Bambang mengatakan bahwa hujan yang terjadi di sejumlah wilayah menyebabkan genangan di beberapa titik jalan. Situasi tersebut berdampak pada mobilitas pengemudi dan meningkatkan kepadatan lalu lintas.

Baca juga:  Gimana Sistem Affiliate Di TikTok? Ini Yang Harus Diketahui

“Cuaca hujan yang menyebabkan genangan di beberapa titik serta berakibat pada kepadatan lalu lintas turut memengaruhi ketersediaan mitra driver. Dengan demikian, orderan pelanggan di periode ini sering kali membutuhkan waktu tambahan agar dapat diterima oleh mitra,” jelasnya.

Karena itu, pihak Gojek mengimbau pengguna untuk memperhitungkan waktu lebih saat melakukan pemesanan layanan, terutama pada jam-jam sibuk.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gojek Siapkan Skema Tarif Khusus

Untuk menjaga ketersediaan pengemudi selama periode libur Lebaran, Gojek juga menyiapkan sejumlah langkah operasional.

Salah satunya adalah penerapan skema tarif khusus selama masa libur Hari Raya Idulfitri. Kebijakan tersebut ditujukan untuk memberikan tambahan pendapatan bagi mitra pengemudi yang tetap beroperasi melayani masyarakat.

“Langkah ini penting kami jalankan untuk mengapresiasi mitra driver yang tetap memilih melayani masyarakat di periode libur Hari Raya Idul Fitri,” kata Bambang.

Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebutuhan pengguna dan keberlanjutan penghasilan mitra pengemudi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Gojek senantiasa berkomitmen untuk memastikan kemudahan dan kenyamanan pengguna saat menggunakan layanan kami, serta di saat yang sama menawarkan ekosistem yang memberikan kesempatan bagi mitra driver mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Ramai Keluhan di Media Sosial

Sebelumnya, isu mengenai sulitnya mendapatkan driver ojol ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Sejumlah pengguna mengaku harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan pengemudi, bahkan ada yang mengalami pembatalan pesanan oleh driver setelah menerima order.

Keluhan tersebut memunculkan istilah “krisis ojol” di kalangan warganet, meski perusahaan menyebut kondisi tersebut lebih dipengaruhi oleh faktor musiman seperti Ramadan dan mudik Lebaran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Baca juga:  Mengenal Putri Tanjung, Sosok Inspiratif Di Balik Industri Kreatif Indonesia
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyatakan bahwa status Siaga 1 yang sebelumnya diberlakukan kini sudah tidak lagi diterapkan. Saat ini, tingkat...

Regional

Newestindonesia.co.id, Umat Muslim di wilayah DKI Jakarta yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah perlu mengetahui jadwal imsakiyah untuk memastikan waktu sahur, salat, dan...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Harga minyak dunia melonjak hingga sekitar $100 atau setara dengan Rp1.680.000 per barel, sementara pasar saham global mengalami penurunan tajam seiring meningkatnya kekhawatiran...

Regional

Newestindonesia.co.id, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman berharap konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah dapat segera berakhir. Harapan tersebut disampaikan saat dirinya...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus pembunuhan yang dipicu rasa cemburu terjadi di Kota Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial MY (30) tega menghabisi nyawa mantan pacarnya yang...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menemukan ratusan takjil yang mengandung bahan berbahaya dalam pengawasan pangan selama Ramadan 2026. Dari ribuan...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila merasa terganggu oleh permintaan tunjangan hari raya (THR) atau iuran dari organisasi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Isu mengenai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut tewas atau terluka ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut menyebar luas di tengah meningkatnya...

Advertisement