Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Krisis Timur Tengah Dorong Minyak Ke $100 Per Barel, Pasar Saham Dunia Tertekan

Ilustrasi saham anjlok Foto iStockKanawatTH
Ilustrasi saham anjlok. Foto: iStock/KanawatTH

Newestindonesia.co.id, Harga minyak dunia melonjak hingga sekitar $100 atau setara dengan Rp1.680.000 per barel, sementara pasar saham global mengalami penurunan tajam seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap konflik dengan Iran yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Lonjakan harga energi ini memicu gejolak di pasar keuangan internasional dan meningkatkan risiko tekanan inflasi global yang lebih besar.

Pada perdagangan Kamis (12/3) waktu setempat, indeks S&P 500 turun sekitar 1,2%, sementara Dow Jones Industrial Average merosot 607 poin atau sekitar 1,3%. Indeks teknologi Nasdaq juga melemah sekitar 1,7%.

Pergerakan pasar tersebut menandai kembali meningkatnya volatilitas setelah beberapa hari relatif stabil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Harga Minyak Melonjak

Dilansir melalui Associated Press, Perhatian utama investor saat ini tertuju pada pasar energi. Harga Brent crude, standar internasional minyak mentah, sempat menyentuh $101,59 per barel sebelum kembali turun tipis di kisaran $100,44. Kenaikan ini setara dengan lonjakan sekitar 9,2% dalam waktu singkat.

Kenaikan harga minyak dipicu kekhawatiran bahwa konflik dengan Iran dapat mengganggu pasokan minyak dari kawasan Teluk Persia dalam jangka panjang.

Iran sendiri mengisyaratkan akan terus meningkatkan tekanan terhadap negara-negara di kawasan serta mempertahankan penutupan efektif Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pengiriman minyak dunia.

Sejumlah produsen minyak di wilayah tersebut bahkan mulai mengurangi produksi karena kesulitan menyalurkan minyak mentah akibat gangguan pengiriman.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Cadangan Minyak Darurat Dilepas

Sebagai respons terhadap potensi krisis pasokan, negara-negara anggota International Energy Agency (IEA) sepakat melepas 400 juta barel minyak dari cadangan strategis mereka.

Langkah ini merupakan salah satu pelepasan cadangan minyak terbesar yang pernah dilakukan untuk menstabilkan pasar energi global.

Baca juga:  Kinerja ESSA 2025 Melemah, Pendapatan USD 295 Juta Meski Volume Amoniak Naik

Namun para analis memperingatkan bahwa langkah tersebut hanya memberikan solusi jangka pendek.

Jika Selat Hormuz tetap tertutup dalam waktu lama, harga minyak berpotensi melonjak jauh lebih tinggi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jika jalur tersebut tetap tertutup, harga minyak bisa melonjak hingga sekitar $150 per barel,” kata para analis pasar energi.

Risiko Inflasi Global

Lonjakan harga energi berpotensi menambah tekanan inflasi di berbagai negara, terutama ketika ekonomi global masih berusaha menjaga momentum pertumbuhan.

Konflik yang mengganggu pasokan energi juga pernah memicu gejolak serupa di masa lalu, termasuk krisis minyak pada dekade 1970-an.

Meski demikian, sejarah menunjukkan pasar saham sering kali mampu pulih dari konflik geopolitik, selama lonjakan harga minyak tidak berlangsung terlalu lama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saat ini, meskipun pasar sedang bergejolak, indeks S&P 500 masih berada sekitar 4% di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada Januari lalu.

Hal tersebut menunjukkan sebagian investor masih percaya bahwa pasar dapat pulih jika ketegangan geopolitik mereda.

Ketidakpastian Masih Tinggi

Para pelaku pasar kini memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dengan sangat cermat.

Arah harga minyak, kebijakan energi global, serta stabilitas jalur perdagangan energi akan menjadi faktor utama yang menentukan apakah tekanan pada pasar keuangan global akan terus berlanjut atau mulai mereda dalam beberapa pekan mendatang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengusulkan penerapan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Iran dilaporkan mempertimbangkan untuk mengizinkan sejumlah kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz dengan syarat transaksi minyak dilakukan menggunakan mata uang yuan China. Laporan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Iran meningkatkan serangan militernya di kawasan Teluk setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel semakin memanas. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah negara di...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, PT United Family Food (UNIFAM), produsen berbagai produk makanan ringan, menyiapkan sejumlah strategi bisnis untuk mendorong pertumbuhan perusahaan pada 2026. Perusahaan akan berfokus...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah tidak hanya berdampak pada kondisi geopolitik dan kemanusiaan, tetapi juga menyentuh kehidupan pribadi sejumlah orang, termasuk...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah sedang mengkaji kemungkinan pemotongan gaji bagi menteri dan anggota DPR sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi dampak konflik...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas batangan terbaru kembali diperbarui pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 08.30 WIB. Berdasarkan pembaruan harga harian, emas batangan dengan berat 1...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyatakan bahwa status Siaga 1 yang sebelumnya diberlakukan kini sudah tidak lagi diterapkan. Saat ini, tingkat...

Advertisement