Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Bisnis

Investor Panik! Saham Teknologi Anjlok Seret Wall Street ke Zona Merah

Para pedagang mata uang mengamati monitor di dekat layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Komposit Korea KOSPI kanan atas di ruang perdagangan valuta asing kantor pusat Hana Bank di Seoul Korea Selatan Senin 2 Februari 2026 AP PhotoAhn Young joon
Para pedagang mata uang mengamati monitor di dekat layar yang menampilkan Indeks Harga Saham Komposit Korea (KOSPI), kanan atas, di ruang perdagangan valuta asing kantor pusat Hana Bank di Seoul, Korea Selatan, Senin, 2 Februari 2026. (AP Photo/Ahn Young-joon)

Newestindonesia.co.id – New York, Wall Street kembali memerah pada perdagangan Kamis (5/2), setelah indeks saham utama AS terkoreksi tajam dipicu oleh turunnya harga saham perusahaan teknologi besar dan data tenaga kerja yang mengecewakan, menurut laporan AP News.

Indeks S&P 500 turun 1,1%, melanjutkan penurunan yang menandai enam hari melemah dalam tujuh hari terakhir, sementara Dow Jones turun 425 poin (0,9%) dan Nasdaq anjlok 1,5%, mencerminkan koreksi signifikan di pasar ekuitas.

Salah satu pemicu utama pelemahan itu adalah saham perusahaan teknologi besar, termasuk penurunan tajam harga saham Alphabet, induk Google. Meskipun perusahaan mencatat laba kuartalan yang lebih kuat dibandingkan ekspektasi analis, fokus investor bergeser pada rencana pengeluaran modal agresif. Alphabet menyatakan rencananya akan menggandakan investasi terkait kecerdasan buatan (AI) hingga sekitar US$180 miliar tahun ini, jauh melampaui ekspektasi pasar, yang kemudian menekan harga sahamnya turun sekitar 4,5%.

Tekanan tersebut turut mempengaruhi pasar global: indeks Kospi Korea Selatan mencatat penurunan 3,9% di sesi perdagangan Asia, menunjukkan reaksi negatif investor terhadap geliat saham teknologi AS di sesi sebelumnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Data Tenaga Kerja AS Memperburuk Sentimen Pasar

Selain sentimen terhadap saham teknologi, pasar juga merespon data tenaga kerja yang kurang menggembirakan. Jumlah klaim tunjangan pengangguran meningkat lebih tinggi dari perkiraan ekonom, sementara jumlah lowongan kerja di AS mengalami kontraksi. Data ini menunjukkan potensi perlambatan tajam dalam pertumbuhan pasar tenaga kerja, yang memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin mempertimbangkan pemangkasan suku bunga untuk merangsang perekonomian.

Ketidakpastian kebijakan moneter ini turut menarik perhatian investor global, dan hasilnya terlihat pada pasar obligasi: imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun dari 4,29% menjadi 4,23%, mencerminkan ekspektasi pasar terhadap kemungkinan suku bunga lebih rendah.

Baca juga:  Kebab Baba Rafi Digugat PKPU Gegara Telat Lakukan Pembayaran Senilai Rp2 Miliar

Aset Komoditas dan Kripto Juga Tertekan

Tidak hanya pasar ekuitas yang mengalami tekanan, sektor komoditas juga terkena dampak. Harga emas dan perak turun tajam, melanjutkan periode tekanan setelah reli sebelumnya dalam beberapa bulan terakhir. Ekspetasi ekspektasi akan suku bunga yang lebih rendah dan pelaku pasar yang mencari keuntungan cepat tampak menjadi faktor utama penurunan tersebut.

Selain itu, harga Bitcoin juga melemah, turun di bawah level US$69.000, jauh dari rekor tertinggi di atas US$124.000 pada Oktober lalu. Risiko pasar yang meningkat dan koreksi aset spekulatif turut mendorong kripto jatuh.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reaksi Pasar Global

Di luar AS, pasar Asia menunjukkan tekanan berkelanjutan setelah aksi jual saham teknologi global. Indeks saham Asia-Pacific bergerak lesu, sementara investor memantau dinamika suku bunga global dan data ekonomi makro terbaru.

Sebelumnya dalam seminggu ini, pasar sempat menunjukkan volatilitas termasuk reli dan koreksi logam mulia serta saham teknologi, mencerminkan ketidakpastian global terhadap suku bunga, kebijakan perdagangan, dan arah pasar keuangan secara keseluruhan.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Negara-negara Asia kini berlomba mendapatkan pasokan minyak mentah Rusia di tengah krisis energi global yang dipicu perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Kelompok peretas yang diduga didukung pemerintah Iran, Handala, mengklaim telah membobol akun email pribadi Direktur FBI Kash Patel. Klaim tersebut disampaikan melalui situs...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Mobile Legends: Bang Bang kembali menghadirkan hero baru bernama Marcel. Hero ini hadir sebagai support dengan kemampuan crowd control yang kuat serta kemampuan...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Apple dikabarkan mulai menguji kamera beresolusi tinggi 200 megapiksel (MP) untuk iPhone generasi mendatang. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi mengubah peta persaingan kamera...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Sebuah preseden hukum besar tercipta di Amerika Serikat setelah juri di Pengadilan Los Angeles memenangkan gugatan seorang perempuan muda terhadap perusahaan teknologi raksasa...

Teknologi

Newestindonesia.co.id, Memasuki Maret 2026, harga seri terbaru dari Apple Inc. yaitu iPhone 16 mengalami berbagai penyesuaian di pasar Indonesia. Setelah dirilis beberapa waktu lalu,...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Harga emas batangan di Indonesia kembali diperbarui pada Rabu, 25 Maret 2026. Berdasarkan data resmi Logam Mulia yang dirilis pada pukul 08.30 WIB,...

Hiburan

Newestindonesia.co.id, Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan Korea Selatan. Saham HYBE Corporation, agensi yang menaungi megabintang K-pop BTS, dilaporkan anjlok tajam pada perdagangan Senin...

Advertisement