Newestindonesia.co.id, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mampu bertahan di area hijau pada perdagangan hari ini, meskipun secara teknikal pergerakannya diproyeksikan berpotensi mengalami koreksi. Pergerakan indeks yang tetap positif ini menunjukkan ketahanan pasar di tengah kewaspadaan investor terhadap tekanan jangka pendek.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menyampaikan bahwa peluang koreksi masih terbuka seiring dengan pergerakan IHSG yang mendekati area resistansi.
“Hari ini IHSG berpotensi terkoreksi. Level support akan bergerak di rentang 8.780–8.800 dan level resistansi di rentang 8.880–8.900,” kata Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, seperti dikutip melalui RRI.
Meski demikian, hingga menjelang perdagangan siang, IHSG masih bergerak di zona positif. Hal ini menandakan bahwa tekanan jual belum sepenuhnya mendominasi pasar, sementara minat beli investor masih cukup kuat untuk menahan laju koreksi.
Pergerakan IHSG yang fluktuatif mencerminkan sikap pasar yang cenderung wait and see, terutama saat indeks berada di area teknikal yang krusial. Investor terlihat selektif dalam melakukan transaksi, dengan tetap mencermati level support dan resistansi sebagai acuan pengambilan keputusan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar modal Indonesia masih berada dalam fase konsolidasi. Meskipun terdapat potensi koreksi, peluang penguatan tetap terbuka selama IHSG mampu bertahan di atas level support yang telah ditetapkan.
Pelaku pasar diharapkan tetap mewaspadai volatilitas pergerakan indeks, sembari mencermati sentimen domestik maupun global yang berpotensi memengaruhi arah IHSG dalam beberapa waktu ke depan.
Editor: DAW
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login