Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Viral Di Medsos: Ayah Di Takalar Diduga Banting Bayi 1 Tahun, Polisi Turun Tangan

Foto: Tangkapan layar ayah kandung di Takalar membanting anaknya yang berusia 1 tahun. (Dok. Istimewa)

Newestindonesia.co.id – Sulsel, Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria membanting bayi berusia satu tahun viral di media sosial, memicu kecaman publik dan penanganan serius dari aparat kepolisian. Peristiwa yang terjadi di Kabupaten Takalar ini juga berujung pada laporan resmi oleh pihak keluarga korban.

Pria berinisial BP (33) diduga melakukan kekerasan terhadap anak kandungnya yang bernama PH (1) serta mantan istrinya di sebuah rumah di kawasan Perumahan Istana Permai, Palantikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa (13/1/2026). Video tersebut kini tersebar luas di platform media sosial.

Kuasa hukum pihak korban, Keisha Amanda, mengatakan tindakan itu terekam dalam video yang kini viral.

“Berdasarkan video yang viral di media sosial, terlihat dugaan seorang pria yang merupakan ayah kandung korban melakukan kekerasan dengan menarik paksa, mengangkat tinggi, dan hendak membanting anak tersebut,” ujar Keisha kepada wartawan, Kamis (15/1/2026) dikutip melalui detikSulsel.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Konflik Hak Asuh Diduga Pemicu Kekerasan

Menurut Keisha, insiden itu bermula saat ibunya hendak menyerahkan anak kepada BP, yang disebut memenangkan hak asuh setelah perceraian mereka.

“Ini mantan suami (terlapor), dugaannya ada pertengkaran antara orang tuanya korban. Ibunya yang hendak mengantar anaknya, karena anak pemenang hak asuh itu adalah ayahnya,” jelas Keisha.

Saksi yang mencoba melerai tampak dalam rekaman video. Namun, BP sempat terlihat mengamuk dan melontarkan tindakan agresif sebelum akhirnya warga sekitar segera mengamankan situasi tersebut.

Polisi Telah Terima Laporan dan Lakukan Penyelidikan

Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hatta, membenarkan bahwa laporan polisi telah diterima dan proses penyelidikan tengah berjalan. Pihak kepolisian telah mengirim korban untuk visum di Rumah Sakit Padjonga Daeng Ngalle dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang ada.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami dari Polres telah terima laporan polisi, kita lakukan serangkaian penyelidikan dan membuatkan surat permintaan visum korban … selanjutnya kita melakukan pendalaman saksi-saksi untuk melanjutkan ke tahap penyidikan,” kata AKP Hatta.

Baca juga:  Viral Petugas SPPG Di Cianjur Bawa MBG Yang Banyak Pakai Motor Yang Tak Layak

Hatta juga menyebut bahwa luka terlihat di bibir korban sebagai akibat dari dugaan penganiayaan tersebut. “Saya lihat kalau luka pada bibir korban,” tambahnya.

Kasus ini mendapat perhatian luas warganet karena melibatkan kekerasan dalam keluarga dan dampaknya terhadap anak usia balita. Hingga kini, polisi masih mendalami perkembangan penyidikan dan menunggu hasil visum serta keterangan saksi untuk langkah hukum selanjutnya.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Editor Picks

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Bank Mandiri merayakan ulang tahun ke-27 pada Kamis (2/10/2025) dengan mengusung tema Sinergi Majukan Negeri”. Perayaan ulang tahun Bank Mandiri dikemas dalam program bertajuk “HUT...

Regional

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengatakan, Mau sampai kiamat tinggal dua hari pun mafia tanah tidak akan bisa diatasi....

Kesehatan

Newestindonesia.co.id, Cuaca panas yang kerap melanda berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan tubuh, khususnya pada kulit. Paparan sinar matahari yang terik berpotensi memicu...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, MSbreewc, nama asli Bree Wales Covington, lahir pada 1 Februari 2001 di Singapura (meskipun lahir di Jakarta dan besar berpindah-pindah, beberapa bio menyebut...

Advertisement