Newestindonesia.co.id, Kecelakaan beruntun yang melibatkan sedikitnya 10 kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta, Kamis (5/3/2026). Insiden tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta beberapa korban lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa kecelakaan itu diduga dipicu oleh sebuah truk kontainer yang mengalami masalah pengereman saat melintas di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, kecelakaan terjadi ketika arus lalu lintas di ruas tol tersebut sedang melambat. Saat itu, kendaraan-kendaraan di depan tengah mengantre akibat adanya kendaraan lain yang mengalami gangguan di bahu jalan.
Kronologi kecelakaan
Kecelakaan bermula ketika sebuah truk kontainer melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Saat tiba di KM 93 Tol Cipularang, truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.
Dalam kondisi tersebut, truk kontainer kemudian menabrak sebuah mobil pikap yang berada tepat di depannya.
Benturan keras tersebut memicu tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan lain di jalur yang sama.
“Dua korban meninggal dunia adalah sopir dan kernet mobil pick up yang dihantam langsung oleh kontainer tersebut,” ujar Kepala Induk PJR Cipularang, Kompol Joko Prihantono.
Akibat benturan berantai tersebut, total sekitar 10 kendaraan dilaporkan terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Kondisi kendaraan rusak parah
Sejumlah kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah, terutama kendaraan yang berada di bagian depan dan belakang truk kontainer.
Mobil pikap yang pertama kali dihantam truk dilaporkan mengalami kerusakan paling parah.
Petugas kepolisian bersama petugas tol langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban serta memindahkan kendaraan yang rusak dari badan jalan.
Korban yang mengalami luka-luka juga segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Lalu lintas sempat terganggu
Insiden kecelakaan beruntun ini sempat menyebabkan kemacetan panjang di ruas Tol Cipularang arah Jakarta.
Petugas sempat melakukan pengaturan lalu lintas dan penanganan lokasi kecelakaan guna mempercepat proses evakuasi kendaraan yang terlibat.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas secara bertahap kembali normal.
Tol Cipularang rawan kecelakaan
Ruas Tol Cipularang dikenal memiliki beberapa kontur jalan menurun dan berkelok yang cukup ekstrem, sehingga sering terjadi kecelakaan, terutama yang melibatkan kendaraan berat.
Dalam beberapa kejadian sebelumnya, kecelakaan beruntun di jalur tersebut juga kerap dipicu oleh kendaraan besar yang mengalami kegagalan sistem pengereman saat melintas di turunan panjang.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun yang terjadi di KM 93 tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login