Newestindonesia.co.id, Aparat kepolisian menggelar razia minuman keras (miras) ilegal di wilayah Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita belasan botol miras dari lokasi yang menjadi target penertiban.
Razia dilakukan pada Sabtu (4/4) malam dengan menyasar peredaran miras ilegal dan oplosan yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Klapanunggal Iptu Asep Saifurrohman menjelaskan, operasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan terhadap dampak negatif peredaran minuman keras di tengah masyarakat.
“Operasi difokuskan pada penertiban peredaran minuman keras , khususnya miras oplosan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan membahayakan masyarakat,” kata Asep dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, petugas lebih dulu menyisir wilayah Desa Lulut. Di lokasi tersebut, polisi mendapati sejumlah remaja yang tengah berkumpul. Dari hasil pemeriksaan, petugas kemudian menemukan adanya penjualan miras tanpa izin.
Dari lokasi itu, aparat mengamankan barang bukti berupa 13 botol miras, terdiri dari 12 botol anggur merah dan 1 botol anggur putih.
“Barang bukti yang diamankan 12 botol miras jenis anggur merah dan 1 botol miras jenis anggur putih,” jelasnya.
Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut. Kepolisian juga memastikan kegiatan razia serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menekan peredaran miras ilegal di wilayah tersebut.
Asep menegaskan, peredaran miras, terutama oplosan, kerap menjadi pemicu berbagai gangguan keamanan hingga tindak kriminalitas.
“Peredaran miras, khususnya oplosan, kerap menjadi pemicu gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas. Oleh karena itu, kami akan terus meningkatkan kegiatan operasi secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif di wilayah Klapanunggal dan sekitarnya.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login