Newestindonesia.co.id (Sulsel), Selebgram asal Makassar, Nira, menuding RS Bhayangkara Makassar lalai dalam menjaga kerahasiaan dokumen medis miliknya hingga diduga tersebar dan diperjualbelikan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat berunjuk rasa di depan Polda Sulawesi Selatan, Kamis (12/02/2025).
Dalam orasinya di hadapan massa aksi dan aparat kepolisian, Nira menegaskan dirinya tidak sedang mencari pembenaran atas persoalan yang menimpanya. Ia menekankan bahwa yang ia tuntut adalah hak atas privasi yang menurutnya telah dirampas.
“Saya tidak mencari pembenaran. Saya hanya menuntut hak privasi saya yang sudah dirampas,” tegas Nira dalam orasinya.
Ia menyebut hasil visum yang bersifat rahasia bocor ke publik tanpa persetujuannya. Bahkan, menurutnya, dokumen tersebut mencakup foto area intim yang semestinya dilindungi dan tidak boleh diakses sembarang pihak.
“Hasil visum itu bersifat rahasia. Tapi bisa bocor dan tersebar, bahkan diduga diperjualbelikan. Di dalamnya ada foto area intim saya,” ujarnya.
Nira menilai kebocoran tersebut merupakan bentuk kelalaian serius dari pihak rumah sakit sebagai institusi layanan kesehatan yang memiliki kewajiban menjaga kerahasiaan data pasien.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan Nira berlangsung di depan kantor Polda Sulawesi Selatan dengan pengawalan aparat keamanan. Dalam aksi tersebut, ia mendesak agar aparat penegak hukum segera mengusut tuntas dugaan kebocoran dokumen medis tersebut dan menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab.
Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Bhayangkara Makassar belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut. Upaya konfirmasi kepada manajemen rumah sakit masih dilakukan.
Kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan data pribadi pasien, khususnya dokumen medis yang secara hukum bersifat rahasia dan hanya dapat diakses oleh pihak berwenang dengan prosedur yang sah. Jika terbukti terjadi pelanggaran, kebocoran data medis dapat berimplikasi hukum baik secara pidana maupun perdata.
Perkembangan kasus ini masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat kepolisian.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login