Newestindonesia.co.id, Seorang pria berinisial AY (30) ditemukan meninggal dunia setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Nambo–Jakarta di bawah fly over Cikaret, Desa Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/3/2026). Peristiwa tragis ini diduga berkaitan dengan kondisi psikologis korban yang mengalami tekanan akibat masalah ekonomi.
Kapolsek Cibinong, Kompol Joni Handonoko, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tersambar kereta yang sedang melintas di jalur tersebut.
“Telah ditemukan seorang laki-laki bernama AY, dalam kondisi meninggal dunia diduga akibat tersambar Kereta Rel Listrik jurusan Nambo-Jakarta Raya. Kejadian saat Kereta Api melintas dari Stasiun Cibinong, menuju arah Stasiun Citayam dengan No. KAI dan Masinis belum diketahui,” kata Joni Handonoko, Minggu (1/3/2026) dikutip melalui detikNews.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB. Saat itu korban diketahui sedang berjalan kaki di pinggir rel kereta di bawah fly over Cikaret.
Menurut keterangan saksi di lokasi, kereta sempat membunyikan klakson sebagai tanda peringatan ketika mendekati korban. Namun korban tetap berjalan di dekat rel hingga akhirnya tertabrak kereta yang melintas.
“Menurut saksi, ketika korban sedang berjalan di pinggir rel tiba-tiba ada kereta api melintas dari arah Stasiun Nambo ke arah Stasiun Pondok Rajeg. Masinis sempat membunyikan klakson, tetapi si korban tidak mendengar, sehingga korban tersambar Kereta Api,” ujar Joni.
Akibat benturan tersebut, korban terpental beberapa meter dari lokasi rel.
“Korban terpental sejauh tiga meter dari rel,” imbuhnya.
Diduga Terkait Masalah Ekonomi
Dari hasil keterangan keluarga korban, polisi menduga peristiwa tersebut berkaitan dengan tekanan hidup yang dialami korban.
Korban disebut sedang mengalami frustrasi akibat persoalan ekonomi, termasuk utang yang tidak mampu dibayar serta kegagalan mendapatkan pekerjaan.
“Diduga korban bunuh diri dengan motif diduga karena permalasahan gadai BPKB kendaraan R2 (motor) milik orang tuanya, yang digadaikan ke leasing dan tidak terbayar, dan frustasi akibat lamaran kerjanya ditolak,” kata Joni.
Polisi masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait peristiwa tersebut, termasuk memeriksa keterangan saksi dan pihak keluarga untuk memastikan kronologi lengkap kejadian.
Imbauan Terkait Kesehatan Mental
Informasi dalam pemberitaan ini tidak dimaksudkan untuk menginspirasi tindakan serupa. Bagi masyarakat yang mengalami tekanan psikologis, depresi, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, disarankan untuk segera mencari bantuan profesional seperti psikolog, psikiater, atau layanan kesehatan mental.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login