Newestindonesia.co.id, Pelarian tiga pelaku pembegalan atau penjambretan yang mengakibatkan seorang perempuan tewas di Jalan Pengubengan Kauh, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali akhirnya berakhir. Aparat kepolisian berhasil menangkap ketiganya dalam operasi gabungan pada Jumat (13/2/2026).
Operasi penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Kuta Utara bersama Satreskrim Polres Badung. Ketiga tersangka dibekuk di dua lokasi berbeda, yakni di wilayah Tabanan dan Denpasar Selatan.
Menurut data yang dihimpun, salah satu pelaku sempat mencoba kabur keluar dari Pulau Dewata, namun berhasil dicegat petugas di wilayah Tabanan. Tidak ada rincian identitas yang diungkapkan secara resmi oleh pihak kepolisian hingga berita ini ditulis.
Sumber di lapangan mengatakan penyelidikan kasus itu kini telah menunjukkan titik terang.
“Informasi pelaku sudah diamankan dan mungkin masih didalami. Termasuk pendalaman adanya informasi jika pelaku pernah terlibat tindak pidana lain,” ujar seorang sumber kepada detikBali, Sabtu (14/2/2026).
Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, juga membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus berjalan, tetapi belum ada data resmi lengkap tentang profil pelaku maupun peran masing-masing dalam aksi penjambretan tersebut.
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, ketika dikonfirmasi mengakui penangkapan itu namun meminta media untuk menunggu rilis resmi.
“Nggih nanti tunggu rilis nggih, Bli,” ujarnya singkat kepada detikBali.
Kronologi Kasus
Peristiwa nahas ini berawal pada Sabtu (7/2/2026) malam, ketika korban Juhaeryah Velina (46) yang mengendarai motor di Jalan Pengubengan Kauh menjadi sasaran penjambretan. Dua pelaku berboncengan tiga mencoba menarik tas korban dari sisi kiri saat korban melaju. Aksi itu membuat korban kehilangan kendali hingga motor oleng dan menabrak tiang listrik.
Korban yang berasal dari Kota Tangerang, Banten, dan tinggal di Kuta, Badung itu, sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Garba Med Kerobokan oleh warga bersama keluarga. Namun setelah menjalani perawatan, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Pelaku yang gagal merampas tas korban kemudian kabur.
Peristiwa ini sempat menjadi perhatian publik dan menjadi salah satu kasus kriminal yang diperbincangkan di Bali dalam beberapa hari terakhir, terutama karena dampaknya yang fatal bagi korban yang hanya berusaha menghindari aksi kriminal tersebut.
Status Penyidikan
Hingga saat ini, ketiga pelaku masih dalam pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian. Polisi belum merinci secara terbuka apakah para tersangka memiliki catatan kriminal sebelumnya dan apakah kasus ini berkaitan dengan jaringan penjambretan di wilayah lain.
Pihak kepolisian berjanji akan menggelar konferensi pers resmi untuk memberikan keterangan lengkap kepada publik mengenai identitas pelaku, barang bukti, serta motif di balik aksi kriminal yang menewaskan seorang warga ini.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login