Newestindonesia.co.id – Banten, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, menjenguk seorang advokat yang menjadi korban penusukan oleh sekelompok debt collector atau yang sering disebut mata elang (matel) di wilayah hukum Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Korban masih menjalani perawatan intensif setelah mengalami tiga luka tusuk, menurut pernyataan resmi pihak kepolisian, Rabu (25/2/2026).
“Kegiatan ini sebagai bentuk empati dan memastikan korban mendapat perawatan yang layak, menunjukkan perhatian dan kepedulian terhadap korban tindak kejahatan,” ujar AKBP Boy Jumat siang dalam jumpa pers, dikutip melalui detikNews. Boy menjelaskan bahwa korban mengalami tiga luka tusuk — dua di perut dan satu di punggung — akibat serangan tersebut.
Korban yang diketahui bernama Bastian Sori (40), seorang advokat, mengalami peristiwa tersebut pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 16.40 WIB di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Peristiwa bermula saat Bastian dan istrinya hendak menjemput anaknya di rumah mereka, namun mendapati tiga orang yang mengaku sebagai debt collector berada di depan rumahnya.
Menurut penuturan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, terjadi cekcok antara korban dan ketiga orang tidak dikenal tersebut terkait tunggakan cicilan mobil Toyota Fortuner milik korban selama dua bulan.
“Korban dengan ketiga orang tidak dikenal tersebut terjadi cekcok mulut perihal adanya tunggakan cicilan mobil…,” kata Budi.
Ketegangan meningkat kembali di gerbang perumahan saat korban mencoba meminta identitas pelaku, yang sempat menghalangi jalan dengan mobil. Dalam momen ini, salah seorang pelaku kemudian menikam korban hingga bersimbah darah, menurut keterangan Budi. “Pada saat saksi keluar mobil sudah melihat korban sudah bersimbah darah…,” jelasnya.
Usai kejadian, pelaku segera pergi dari lokasi. Korban kemudian dilarikan ke klinik setempat sebelum dirujuk ke RS Siloam Internasional Lippo Karawaci karena kondisinya cukup serius, lanjut Budi.
Pihak Kepolisian Masih Menyelidiki Kasus Ini
Dalam kesempatan kunjungan, AKBP Boy juga menyampaikan bahwa tim penyidik telah mendatangi lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi kunci. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penindakan terhadap kelompok debt collector yang diduga arogan dan terlibat penusukan tersebut.
“Kami akan menindak tegas sekelompok matel yang membuat gaduh di wilayah Polres Tangsel,” tegas Boy.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus mengidentifikasi dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam insiden penusukan itu, sementara korban tetap mendapat pengawasan medis ketat di fasilitas kesehatan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login