Newestindonesia.co.id – Sumsel, Seorang ibu rumah tangga menjadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Palembang, Sumatera Selatan setelah hanya meminta izin kepada suaminya untuk bekerja membantu perekonomian keluarga. Insiden ini terjadi di kediaman pasangan tersebut di Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Korban, Yuli (35) tahun, mengaku secara teguh ingin membantu ekonomi rumah tangga dengan bekerja. Namun, niat itu berujung kekerasan setelah reaksinya berbeda dengan harapannya.
“Awalnya tu saya ngomong ke suami minta izin untuk kerja, untuk bantu perekonomian keluarga,” ujar Yuli saat memberikan keterangan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dikutip melalui detikSumbagsel.
Namun respons suaminya tidak memberikan dukungan. “Tapi dia malah marah, emosi habis itu saya dipukuli,” tambahnya.
Akibat penganiayaan tersebut, Yuli mengalami luka di bagian wajah dan tangan. Ia pun merasa terancam dengan situasi itu hingga memutuskan untuk melapor kepada pihak berwajib.
Pihak kepolisian, melalui Pamapta I Polrestabes Palembang, Hendra Yuswoyo, membenarkan laporan tersebut telah diterima. menurutnya, kasus ini kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini mencuat di tengah meningkatnya perhatian terhadap kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia, yang kerap tak terungkap karena berbagai faktor—termasuk stigma sosial dan peran gender dalam budaya masyarakat.
Pihak kepolisian menekankan pentingnya korban KDRT untuk melapor dan mencari perlindungan hukum guna mencegah kekerasan yang berulang atau lebih parah di kemudian hari.
Konteks Lebih Luas Kasus KDRT di Indonesia
Menurut pengamatan para penegak hukum dan lembaga perlindungan perempuan, kekerasan dalam rumah tangga seringkali sulit terungkap karena korban malu atau takut dengan tekanan sosial, khususnya di lingkungan tradisional. Dalam banyak kasus, korban cenderung menanggung sendiri tanpa mencari bantuan hukum.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login