Newestindonesia.co.id – Jatim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember mencatat prestasi penting di awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah setelah menerima predikat “Opini Kualitas Tertinggi” dalam Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2024 dari Ombudsman Republik Indonesia (RI).
Penghargaan dari Ombudsman RI itu menempatkan Pemkab Jember sebagai salah satu pemerintah kabupaten dengan standar pelayanan publik terbaik di tingkat nasional. Capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Jember Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, menyatakan rasa syukurnya atas prestasi tersebut. Menurutnya, hasil penilaian Ombudsman menjadi motivasi besar bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember.
“Alhamdulillah, di hari pertama Ramadan ini, kami menerima kado istimewa berupa penghargaan dari Ombudsman RI. Pemkab Jember dinilai memiliki kualitas pelayanan publik tertinggi. Bagi kami, ini bukan sekadar penghargaan, tapi vitamin dan penyemangat bagi seluruh jajaran untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Gus Fawait, dikutip Sabtu (21/2/2026).
Meski demikian, Bupati Fawait menegaskan bahwa Pemkab Jember tidak akan berpuas diri. Menurut dia, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu dibenahi, khususnya dalam hal aksesibilitas layanan publik di wilayah pelosok yang luas.
Sebagai langkah konkret untuk meningkatkan pemerataan layanan, Pemkab Jember berencana pada 2025 akan mengimplementasikan asas keadilan pelayanan melalui pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di sejumlah kecamatan dan desa. Dengan strategi ini, warga di berbagai kawasan akan lebih mudah mengakses layanan pemerintah tanpa harus datang ke pusat kota.
Selain itu, Gus Fawait juga menyoroti keberhasilan inovasi di bidang Administrasi Kependudukan (Adminduk). Kini, pengurusan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dapat dilakukan secara lebih praktis di kantor kecamatan sehingga warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh.
Di kesempatan sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, mengatakan bahwa predikat kualitas tertinggi ini menjadi bukti nyata tren perbaikan sistem pelayanan publik yang terus berkembang di Jember. Menurutnya, indikator penilaian Ombudsman kini lebih ketat dengan fokus pada pencegahan maladministrasi dan kualitas output pelayanan.
Prestasi ini juga membawa Jember masuk 10 besar nasional kategori pemerintah kabupaten dalam kualitas pelayanan publik. Berdasarkan data penilaian Ombudsman RI yang dirilis baru-baru ini, Jember naik signifikan dibanding periode sebelumnya, memperlihatkan tren positif dalam pengelolaan layanan pemerintahan di berbagai sektor.
Dengan pencapaian terbaru ini, Pemkab Jember berharap penghargaan tidak hanya menjadi kebanggaan instan, tetapi juga pemicu inovasi layanan publik yang lebih efektif, transparan, dan inklusif, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login