Newestindonesia.co.id, PT PLN (Persero) bergerak cepat melakukan pemulihan jaringan listrik yang terdampak hujan deras disertai angin kencang di sejumlah wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu sore (4/3) tersebut menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan hingga mengakibatkan aliran listrik terputus bagi ratusan ribu pelanggan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan gangguan jaringan terjadi akibat berbagai material yang terbawa angin dan mengenai instalasi listrik.
“Gangguan terjadi akibat sejumlah pohon tumbang, baliho roboh, serta material yang terbawa angin hingga mengenai jaringan listrik,” kata Bramantyo Anggun Pambudi, Kamis (5/3), dikutip melalui Antara.
Berdasarkan data sementara dari PLN, gangguan jaringan listrik akibat cuaca ekstrem tersebut berdampak pada 894.053 pelanggan di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Selain itu, PLN juga mencatat terdapat 129 penyulang jaringan listrik serta 12.989 gardu distribusi yang mengalami gangguan akibat kejadian tersebut.
Sejumlah wilayah yang terdampak gangguan kelistrikan antara lain Cilacap, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Semarang, Grobogan, Kudus, dan Sukoharjo.
Untuk mempercepat proses penanganan, PLN langsung menerjunkan tim teknis ke berbagai lokasi terdampak guna melakukan pengecekan sekaligus perbaikan jaringan yang mengalami kerusakan.
Petugas di lapangan melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pembersihan material yang mengganggu jaringan listrik hingga perbaikan infrastruktur kelistrikan yang rusak akibat angin kencang.
Menurut Bramantyo, hingga pukul 03.00 WIB pada Kamis (5/3), sebagian besar pasokan listrik telah berhasil dipulihkan.
“Kami bergerak cepat untuk memulihkan sistem kelistrikan, proses perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan faktor keselamatan, baik bagi masyarakat maupun petugas di lapangan. Kami mohon doa dan dukungannya agar proses pemulihan dapat berjalan lancar,” katanya.
PLN mencatat sekitar 97 persen pelanggan yang terdampak telah kembali menikmati pasokan listrik secara normal, sementara sisanya masih dalam proses pemulihan secara bertahap.
Selain melakukan pemulihan jaringan, PLN juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan setelah terjadinya cuaca ekstrem.
Jika masyarakat menemukan jaringan listrik yang terganggu, seperti kabel putus atau tiang listrik yang miring, masyarakat diminta untuk tidak mendekat dan segera melaporkannya kepada pihak PLN.
“Kami ingatkan untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik yang terdampak. Segera laporkan potensi bahaya melalui aplikasi PLN Mobile, hubungi ‘Contact Center’ 123, atau kirim ‘Direct Message’ (DM) ke media sosial PLN 123 ‘official’,” tutup Bramantyo.
PLN memastikan proses pemulihan akan terus dilakukan hingga seluruh jaringan listrik yang terdampak dapat kembali beroperasi normal dan masyarakat dapat menikmati pasokan listrik secara penuh.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login