“Kami meminta Panglima TNI dan Presiden RI untuk menindak tegas oknum TNI AL yang melakukan penganiayaan terhadap masyarakat. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.”
Sementara itu, sebagian masyarakat juga menuntut pencopotan Komandan Lanal Melonguane jika tidak ada tindakan tegas terhadap pelaku dalam waktu 1×24 jam serta pemindahan sementara kapal Angkatan Laut yang bersandar di pelabuhan lokal tersebut.
Pernyataan Resmi TNI AL
Komandan Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) VIII Manado, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, angkat bicara mengenai insiden tersebut. Ia menyebut kejadian itu sebagai kesalahpahaman yang diduga dipicu oleh pengaruh minuman keras.
Dalam pernyataannya:
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Melonguane atas kejadian tersebut. Kelima oknum telah menjalani pemeriksaan intensif oleh Polisi Militer TNI AL (Pomal) dan akan diproses tegas sesuai hukum yang berlaku.”
Selain itu, pihak Lanal Melonguane juga dilaporkan memberikan bantuan biaya pengobatan dan tali asih kepada korban sebagai bentuk tanggung jawab moral.
Baca di halaman selanjutnya >>>




You must be logged in to post a comment Login