Newestindonesia.co.id, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti besarnya kontribusi Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) terhadap pembangunan nasional. Menurutnya, Kalbar memiliki peran strategis karena banyak sumber daya alam dari daerah tersebut yang mengalir ke pusat.
Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menghadiri acara Pengukuhan Kepengurusan Ikatan Keluarga Kalimantan Barat (IKKB) di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2026). Acara tersebut turut dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Ketua Dewan Pembina IKKB sekaligus Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO), serta Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa Kalbar memiliki posisi penting bagi Indonesia, terutama dari sisi sumber daya alam.
“Saya tahu bahwa Kalimantan Barat ini mempunyai peran yang sangat signifikan bagi bangsa ini sekarang karena banyak sekali sumber daya alam yang mengalir ke pusat,” ujar Pramono dikutip melalui detikNews.
Selain menyinggung kontribusi ekonomi Kalbar, Pramono juga mengapresiasi kehidupan keberagaman masyarakat di provinsi tersebut. Ia menilai Kalbar telah menjadi contoh toleransi yang terjaga dari waktu ke waktu.
Menurutnya, salah satu simbol keberagaman itu terlihat dari perayaan Imlek di Kota Singkawang yang dikenal sebagai salah satu perayaan terbesar di Indonesia.
“Keberagaman sebenarnya warga Kalimantan Barat sudah memberikan contoh dari waktu ke waktu termasuk perayaan Imlek yang paling besar ada di Singkawang, tapi saya yakin kemarin pelaksanaan Imlek di Jakarta nggak kalah sekarang sama di Singkawang,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pramono juga menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat kolaborasi dengan IKKB dan Pemerintah Provinsi Kalbar. Salah satu bentuk kerja sama yang dibahas ialah pembangunan gedung sekretariat IKKB di Jakarta.
Pramono mengungkapkan sempat berdiskusi langsung dengan OSO dan Gubernur Kalbar terkait rencana tersebut.
“Saya tadi sudah bisik-bisik dengan Bang OSO dan juga Pak Gubernur Kalimantan Barat, di Jakarta bersedia untuk melakukan kerja sama, berkolaborasi untuk memajukan IKKB yang ada di Jakarta ini,” ujar Pramono.
Ia lalu menambahkan bahwa sempat terjadi perdebatan kecil soal siapa yang akan menyediakan lahan dan membangun gedung IKKB.
“Bahkan tadi saya berbantah-bantahan sama Pak OSO, Bang OSO minta saya nyediain lahan, dia yang bangun gedungnya untuk IKKB. Saya bilang ‘Bang OSO yang nyiapin lahan, saya yang bangun gedungnya’,” lanjutnya.
Ketua Dewan Pembina IKKB Oesman Sapta Odang menyambut baik gagasan tersebut. Menurut OSO, yang terpenting ialah terbangunnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Kalbar demi mendukung masyarakat Kalbar di perantauan.
“IKKB cari lahan atau Gubernur DKI cari lahan sama aja. Yang penting kolaborasi antara Gubernur Kalbar dengan Gubernur DKI. Dan itu bagus sekali ya,” kata OSO.
Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum memperkuat silaturahmi dan membangun manfaat bersama bagi warga Kalbar di Jakarta maupun di kampung halaman.
“Jadi kita senang sekali bisa bersama-sama berkumpul, terus juga silaturahmi dengan Pak Gub. Tujuannya kan silaturahmi biar ada kolaborasi dan tentunya pada akhirnya bisa memberikan manfaat untuk semua masyarakat Kalimantan Barat yang ada di Jakarta dan juga kampung halaman kita Kalimantan Barat,” ujar Maman.
Acara pengukuhan IKKB tersebut sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara tokoh-tokoh nasional asal Kalimantan Barat dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kolaborasi yang dibahas diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat Kalbar di ibu kota sekaligus memperluas kerja sama antardaerah.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp


