Newestindonesia.co.id – Denpasar, Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026, kembali menghadirkan suasana hening total di seluruh wilayah Bali. Dalam keheningan tersebut, tersaji pemandangan langit malam yang luar biasa indah dan jarang terlihat di hari biasa.
Tanpa adanya aktivitas manusia, kendaraan, maupun penerangan listrik, langit Bali berubah menjadi kanvas gelap yang dipenuhi ribuan bintang. Fenomena ini memperlihatkan tingkat kejernihan langit yang sangat tinggi akibat minimnya polusi cahaya.

Sebuah foto yang diambil pada malam Nyepi menunjukkan hamparan bintang yang begitu jelas, bahkan membentuk pola galaksi yang samar. Siluet pepohonan dan bangunan terlihat kontras dengan latar langit yang penuh cahaya alami dari bintang.
Nyepi memang dikenal sebagai satu-satunya hari di dunia di mana sebuah wilayah bisa benar-benar “mati lampu” secara total selama 24 jam. Kondisi ini memberikan dampak positif tidak hanya secara spiritual, tetapi juga secara ekologis, termasuk penurunan emisi dan kesempatan langka untuk mengamati langit malam secara alami.

Bagi para pecinta fotografi dan astronomi, momen Nyepi menjadi waktu yang sangat dinantikan untuk mengabadikan keindahan langit tanpa gangguan cahaya buatan. Tidak sedikit yang menyebut pengalaman ini sebagai “jendela melihat alam semesta” dari Bumi.
Keheningan Nyepi bukan hanya tentang refleksi diri, tetapi juga membuka mata akan keindahan alam yang selama ini tertutup oleh hiruk pikuk kehidupan modern.

(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login