Newestindonesia.co.id – Jatim, Api cemburu yang tak terkendali berujung pada kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah Kecamatan Kota Tuban, Provinsi Jawa Timur (Jatim). Seorang ayah dua anak berinisial DS (40) tega menganiaya dan mengancam akan membunuh sang istri lantaran terpancing dari isi pesan WhatsApp.
Kasus ini diungkap oleh Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono, pada Selasa, 27 Januari 2026. Menurutnya, kekerasan yang dialami sang istri tidak terjadi secara spontan, melainkan dipicu oleh rasa curiga berlebihan terhadap isi pesan yang dianggap mesra dari seorang teman lama korban.
“Motif pelaku adalah rasa curiga dan emosi. Pelaku menduga korban berselingkuh dengan laki-laki lain yang merupakan teman lamanya,” terang AKP Bobby.
Menurut keterangan polisi, peristiwa berawal akhir tahun lalu ketika DS melihat pesan WhatsApp di ponsel istrinya yang dikirim oleh seorang pria berinisial HD, teman lama korban. DS menilai isi pesan itu bersifat mesra dan mencurigakan.
“Korban sudah menjelaskan bahwa antara dirinya dengan HD tidak memiliki hubungan apa pun,” jelas AKP Bobby.
Namun, penjelasan tersebut ternyata tidak mampu meredam emosi DS. Dalam kondisi emosi yang memuncak, cekcok mulut pun tak terhindarkan antara DS dan istrinya yang berinisial DK (40).
Perilaku Kekerasan yang Terjadi
Polisi mencatat bahwa perilaku KDRT ini tidak hanya terjadi sekali. Korban telah menjadi sasaran kekerasan berulang kali sebelum akhirnya melapor ke pihak berwajib.
“Pelaku membanting korban ke lantai, kemudian memukul leher sebelah kanan korban dan menampar mulut korban,” tegas Kasat Reskrim.
Dalam kejadian lain, DS bahkan sempat mengancam korban dengan pisau dapur yang diarahkan ke dada DK, sehingga menimbulkan luka akibat tusukan.
“Pelaku pernah mengambil pisau dapur lalu mengarahkannya ke dada korban hingga menimbulkan luka bekas tusukan di dada korban,” tambah AKP Bobby.
Kasat Reskrim memastikan bahwa pelaku kini telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku dalam tindakan kekerasan tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti Sekarang



You must be logged in to post a comment Login