Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

340 Orang Di Ketapang Keracunan MBG, Diduga Akibat Perkedel Tahu

Foto: Istimewa

Newestindonesia.co.id – Kalbar, Sebanyak 340 orang, terdiri dari siswa dan guru, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi menu dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Mereka dirawat di fasilitas kesehatan setempat dan sebagian harus ditangani dalam tenda darurat karena membludaknya pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang, dr. Feria Kowira, memastikan tenaga kesehatan berupaya maksimal menangani pasien di Puskesmas Marau dan fasilitas lainnya.

“Saat ini kami di Puskesmas Marau sedang menangani pasien, terduga akibat konsumsi makanan MBG sejumlah 340 orang,” ujar Feria kepada wartawan, Jumat (6/2/2026) dikutip detikKalimantan.

Feria menjelaskan bahwa sebagian pasien sudah dinyatakan membaik dan dipulangkan, namun ratusan korban lainnya masih menjalani perawatan. Untuk mengatasi kapasitas yang tak lagi mencukupi, Puskesmas setempat mendirikan tenda darurat di halaman fasilitas kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurut data yang dihimpun, ratusan korban berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Metro Kalbar melaporkan rincian jumlah korban sebagai berikut:

  • 9 siswa SD
  • 144 siswa SMP
  • 73 siswa SMA
  • 101 siswa SMK
    Selain itu, 7 guru dan 6 petugas MBG juga ikut terdampak insiden ini.

Beberapa korban dalam kondisi serius mendapatkan rujukan ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk perawatan lanjutan yang lebih memadai. Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan memastikan obat-obatan, peralatan medis, dan tenaga kesehatan mencukupi berkat dukungan lintas sektor dan bantuan dari pihak perusahaan setempat.

Diduga Penyebab Keracunan: Perkedel Tahu MBG

Kepala Program MBG Region Kalbar, Agus Kurniawi, menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab keracunan massal ini adalah menu perkedel tahu yang didistribusikan dalam program MBG. Sampel makanan tersebut kini sedang diuji di laboratorium untuk memastikan sumber kontaminasi.

Baca juga:  Pramugari Gadungan Batik Air yang Viral, Ternyata Tertipu Calo Kerja Rp 30 Juta

“Dugaan awal kejadian berasal dari perkedel tahu… kemudian diolah dan disajikan pada tanggal 4 Februari 2026,” katanya.

Pihak sekolah dan orang tua menyatakan banyak siswa mengalami mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan tersebut pada Kamis pagi (5/2). Beberapa korban awalnya tidak dibawa berobat karena mengira gejalanya biasa, namun jumlah korban terus meningkat dalam hitungan jam.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Respons dan Penanganan

Puskesmas dan Dinas Kesehatan langsung menghentikan distribusi menu MBG yang diduga menjadi sumber masalah, sambil menunggu hasil uji laboratorium dari sampel makanan. Kepala Dinkes Ketapang menyatakan evaluasi dan koordinasi masih terus berjalan untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

Sejumlah siswa yang kondisinya sudah membaik perlahan dipulangkan ke rumah masing-masing. Data sementara mencatat 23 siswa dari SMP Negeri 1 Marau telah kembali ke rumah dengan kondisi stabil.

Reaksi Publik dan Evaluasi Program

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan kualitas pangan dalam program MBG yang dijalankan secara nasional. Sebelumnya, berbagai daerah juga melaporkan insiden mirip yang memicu pro dan kontra terhadap pelaksanaan free meal tersebut.

Pihak sekolah dan DPRD Kalimantan Barat mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program MBG agar insiden keracunan massal seperti ini dapat dicegah di kemudian hari. Evaluasi akan mencakup penyediaan standar sanitasi, kontrol makanan, serta sistem distribusi yang lebih ketat di dapur-dapur penyedia MBG.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan rasa bahagia dan apresiasinya atas peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat...

Regional

Newestindonesia.co.id – Sumsel, Seorang mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan, dilaporkan ke polisi setelah video...

Regional

Newestindonesia.co.id – Kaltim, Sekitar 26 siswa SDN 008 Waru dan satu siswa SMAN 2 di Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur...

Regional

Newestindonesia.co.id – Kalbar, Sebanyak 416 dari total 417 korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Grab Indonesia dan OVO resmi meluncurkan inisiatif sosial Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi pelajar di berbagai...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya Makan...

Regional

Newestindonesia.co.id – Jateng, Penyebab keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMAN 2 Kudus, Jawa Tengah akhirnya terungkap. Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya bakteri Escherichia...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah insiden menghebohkan terjadi di kawasan SDN Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Jumat sore (6/2/2026). Sebuah mobil berlogo Satuan Pelayanan...

Advertisement