Newestindonesia.co.id, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah meskipun ada penyesuaian pada mekanisme pembagiannya khusus untuk siswa muslim.
Menurut Zulhas, penyesuaian itu dilakukan mengingat siswa muslim yang menjalankan ibadah puasa tidak dapat mengonsumsi makanan siap santap pada siang hari seperti biasanya. Oleh karena itu, menu MBG untuk siswa muslim di sekolah akan diganti dengan paket makanan kering yang bisa dibawa pulang dan dikonsumsi saat berbuka puasa.
“Jadi nanti kalau makan bergizi, di bulan suci Ramadan, bagi siswa yang beragama muslim, ya, nanti disediakan makanan kering. Telur gitu, yang kering, roti, kurma, nanti dibawa pulang,” kata Zulhas saat berada di acara PANFAST 2026 di Hutan Kota, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026) dikutip melalui Antara.
Penyesuaian Skema dan Penerima MBG
Zulhas menjelaskan bahwa kebijakan ini hanya berlaku bagi siswa muslim yang berpuasa pada siang hari. Siswa nonmuslim dan peserta MBG di sekolah-sekolah yang mayoritas tidak menjalankan puasa tetap akan menerima makanan siap santap seperti biasa di sekolah.
Lebih lanjut, untuk santri yang berada di pesantren, pemerintah akan menyesuaikan waktu pemberian MBG menjadi pada waktu berbuka puasa dan bukan pada jam makan siang.
Zulhas menegaskan bahwa tidak ada perubahan terhadap penerima MBG lainnya seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Kelompok ini tetap menerima MBG dengan menu makan siap santap layaknya hari-hari biasa, tanpa modifikasi menu khusus.
“MBG untuk ibu hamil, balita, ibu menyusui itu tetap tidak ada perubahan. Jadi yang berubah hanya untuk siswa yang muslim, diberi makanan kering,” ujar Zulhas.
Menurutnya, kualitas gizi dalam paket makanan selama bulan Ramadan tetap dijaga agar anak-anak dan kelompok rentan lain mendapatkan gizi yang optimal sesuai tujuan awal program MBG.
Rincian Menu Makanan Kering
Berdasarkan pernyataan Zulhas dan sumber pendukung lainnya, paket MBG yang akan diberikan kepada siswa muslim yang berpuasa dirancang berbasis komoditas makanan kering bergizi, antara lain:
- Telur rebus
- Roti
- Kurma
- Abon dan menu lain yang mudah disimpan dan tidak cepat basi.
Menu ini diharapkan mampu membantu siswa memenuhi kebutuhan gizi harian mereka meskipun waktunya disesuaikan dengan jadwal buka puasa.
Tujuan dan Harapan Pemerintah
Zulhas mengatakan bahwa penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk tetap menjaga kesinambungan program MBG tanpa mengabaikan nilai ibadah umat muslim yang sedang berpuasa. Menurutnya, hal ini penting agar tujuan awal program — yaitu peningkatan pemenuhan gizi anak-anak dan kelompok rentan bangsa — tetap terlaksana sepanjang tahun termasuk saat Ramadan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login