Newestindonesia.co.id, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyatakan bahwa status Siaga 1 yang sebelumnya diberlakukan kini sudah tidak lagi diterapkan. Saat ini, tingkat kesiapsiagaan tersebut telah diturunkan menjadi Siaga 3 menjelang momentum Idul Fitri.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil seiring dengan fokus pengamanan selama masa Lebaran, termasuk menjaga stabilitas keamanan di berbagai wilayah.
“Kita melaksanakan kegiatan siaga tiga karena juga kita akan melaksanakan kegiatan Idul Fitri,” kata Donny saat bertemu awak media di Mabes TNI AD, Kamis (12/3) dikutip melalui detikNews.
Menurut Donny, status Siaga 3 merupakan bagian dari langkah pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif selama periode Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. Personel TNI AD akan dikerahkan di sejumlah titik strategis dan objek vital negara.
Siaga 1 Bukan Terkait Ancaman Perang
Donny juga menegaskan bahwa baik status Siaga 1 maupun Siaga 3 yang diterapkan sebelumnya tidak berkaitan dengan situasi konflik atau ancaman perang di wilayah mana pun.
Ia menyebutkan bahwa status Siaga 1 sebelumnya lebih bertujuan untuk memeriksa kesiapan prajurit serta kelengkapan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
“Siaga satu hanya untuk memeriksa kelengkapan alat utama sistem senjata dan kesiapan seluruh elemen prajurit,” jelasnya.
Dengan demikian, kebijakan tersebut merupakan bagian dari mekanisme internal militer dalam memastikan kesiapan operasional, bukan respons langsung terhadap situasi konflik global.
Pengamanan Ramadan dan Lebaran
Setelah masa Siaga 1 berakhir, TNI AD kini berfokus pada pengamanan menjelang dan selama Idul Fitri. Penurunan status menjadi Siaga 3 juga menandai perubahan fokus tugas dari pengecekan kesiapsiagaan menuju pengamanan aktivitas masyarakat.
Donny menjelaskan bahwa personel TNI AD telah ditempatkan di sejumlah lokasi penting untuk menjaga keamanan selama bulan Ramadan.
Selain itu, aparat TNI juga akan membantu menjaga berbagai titik keramaian serta objek vital guna memastikan situasi tetap aman selama arus mudik dan libur Lebaran 2026.
“Jadi eskalasi diturunkan jadi siaga tiga. Demikian untuk kita menghadapi rencana kegiatan Idul Fitri,” ujar Donny.
Harapan Pengamanan Lebaran Tetap Kondusif
Dengan pengerahan personel di berbagai wilayah, TNI AD berharap masyarakat dapat menjalani bulan Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Langkah tersebut merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap stabilitas keamanan nasional, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang Lebaran.
TNI AD juga memastikan koordinasi dengan aparat keamanan lainnya tetap berjalan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama masa libur panjang tersebut.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login