Newestindonesia.co.id, Memasuki pekan pertengahan Januari 2026, hampir seluruh provinsi di Indonesia diprakirakan masih berpotensi mengalami hujan. Kondisi ini sejalan dengan puncak musim hujan yang berlangsung di sebagian besar wilayah Tanah Air.
Wilayah Sumatra
Hujan ringan hingga lebat berpeluang terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung. Beberapa daerah berpotensi mengalami hujan disertai petir, khususnya pada sore hingga malam hari.
Wilayah Jawa
Cuaca hujan diprakirakan mendominasi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Intensitas hujan bervariasi dari ringan hingga lebat, dengan potensi genangan dan banjir lokal di wilayah perkotaan dan dataran rendah.
Bali dan Nusa Tenggara
Wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berpotensi diguyur hujan, meskipun bersifat tidak merata. Hujan umumnya terjadi pada siang hingga malam hari, disertai angin kencang di beberapa wilayah pesisir.
Wilayah Kalimantan
Seluruh provinsi di Kalimantan, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara, berpeluang mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi banjir dan naiknya debit sungai.
Wilayah Sulawesi
Potensi hujan masih tinggi di Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Beberapa wilayah pegunungan berisiko mengalami longsor akibat tingginya curah hujan.
Wilayah Maluku
Cuaca hujan diprakirakan terjadi di Maluku dan Maluku Utara, dengan pola hujan yang cenderung fluktuatif. Aktivitas petir berpotensi muncul pada sore dan malam hari.
Wilayah Papua
Seluruh provinsi di Tanah Papua, meliputi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan, masih berpotensi diguyur hujan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi terutama di wilayah pegunungan dan pedalaman.
Penyebab dan Imbauan
Aktifnya monsun barat, kelembapan udara yang tinggi, serta suhu muka laut yang hangat menjadi faktor utama meningkatnya potensi hujan di Indonesia pada Januari 2026.
Masyarakat di seluruh provinsi diimbau untuk:
- Waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan cuaca ekstrem
- Memantau informasi cuaca terbaru
- Menyesuaikan aktivitas harian dengan kondisi cuaca
Prakiraan cuaca dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga pembaruan informasi sangat diperlukan untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login