Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Menteri PKP Tegaskan Sinergi DPR Dan BPS Demi Perumahan Tepat Sasaran

Pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, Sari Yuliati, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta. (Foto: Kemen PKP)

Newestindonesia.co.id, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memastikan program perumahan rakyat terlaksana tepat sasaran dan berkeadilan sosial.

Pernyataan itu disampaikan usai dialog strategis antara Kementerian PKP dengan pimpinan DPR RI serta jajaran BPS di Jakarta, Jumat (20/2). Maruarar menyatakan bahwa dukungan data yang kuat menjadi basis utama dalam perumusan kebijakan perumahan, sehingga program signifikan seperti Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) lebih akurat dalam penyalurannya.

“Data BPS menjadi dasar utama kami dalam menyalurkan bantuan dan menentukan program perumahan. Dengan pendekatan ini, kebijakan yang diambil benar-benar berbasis fakta dan keadilan sosial,” ujar Maruarar Sirait, dikutip Senin, 23 Februari 2026.

Maruarar juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada DPR RI atas dukungan anggaran yang meningkat signifikan. Ia menjelaskan, alokasi anggaran Kementerian PKP naik hampir dua kali lipat dibanding periode sebelumnya, yang akan dimanfaatkan untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan DPR. Kenaikan anggaran ini akan digunakan secara maksimal dengan kerja keras dan integritas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

DPR RI Dukung Kebijakan Berbasis Data

Pimpinan DPR menyambut baik pendekatan kebijakan yang didukung data BPS. Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyatakan bahwa langkah tersebut menjadi jaminan bahwa program pro-rakyat berjalan adil dan tidak bias.

Sementara Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut pemanfaatan data BPS sebagai terobosan penting dalam reformasi kebijakan perumahan.

Sedangkan Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menekankan bahwa pendekatan berbasis data menunjukkan keberpihakan nyata kepada masyarakat yang paling membutuhkan hunian layak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peran BPS dalam Perumusan Program

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa BPS secara konsisten menyediakan data statistik perumahan yang diperlukan untuk menentukan prioritas wilayah dan alokasi bantuan. Data tersebut mencakup indikator seperti tingkat kemiskinan, proporsi penduduk yang belum memiliki rumah layak, serta karakteristik sosial ekonomi masyarakat.

Baca juga:  AHY Sebut BMKG Dan BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca Untuk Hadapi Siklon Tropis

“Data tersebut langsung digunakan untuk menentukan prioritas wilayah, termasuk kebijakan perumahan di kawasan pesisir dan nonpesisir, sehingga penyaluran bantuan bisa lebih tepat sasaran,” ujar Amalia.

Kerja sama lebih lanjut antara Kementerian PKP, BPS, dan pihak terkait sebelumnya juga tercermin melalui penandatanganan MoU pemanfaatan data statistik untuk program perumahan. Kerja sama ini diharapkan memperkuat basis data dalam mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi agenda prioritas nasional.

Tantangan dan Arah Kebijakan

Kolaborasi ini tidak hanya penting untuk program bantuan rumah, tetapi juga untuk memastikan bahwa seluruh kebijakan perumahan rakyat disusun berdasarkan realitas sosial dan data yang valid, sehingga kapabilitas pemerintah dalam menjawab kebutuhan rumah layak dapat optimal.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemerintah menargetkan berbagai program perumahan seperti BSPS, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), dan lain-lain dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia. Ke depan, sinergi PKP–DPR–BPS dipandang sebagai langkah strategis meningkatkan efektivitas program ini.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Partai Buruh menegaskan penolakannya terhadap wacana peningkatan parliamentary threshold atau ambang batas parlemen menjadi 7 persen yang sedang digulirkan sejumlah partai...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah peristiwa tragis yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku mengegerkan publik setelah seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) berinisial AT (14) tewas setelah diduga...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan buka suara setelah pernyataan seorang alumninya yang viral di media sosial karena menyatakan kebanggaan atas anaknya...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Politisi Partai NasDem Ahmad Sahroni resmi kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR Republik Indonesia setelah melalui proses pelantikan di...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara resmi menyepakati bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak memiliki kewenangan...

Finansial

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) kembali merilis temuan terbaru terkait struktur upah atau gaji pekerja Indonesia berdasarkan tingkat pendidikan, yang menunjukkan adanya...

Regional

Newestindonesia.co.id – Sumut, Anggota DPR RI, Ir. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Jakarta Pusat pada Jumat (13/2/2026)...

Nasional

Newestindonesia.co.id – Jakarta, Kinerja Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menjadi sorotan setelah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberi penilaian rendah terhadap capaian kementerian tersebut....

Advertisement