Newestindonesia.co.id, Duta Besar Republik Indonesia (RI) untuk Republik Filipina, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia pada Minggu malam, 8 Februari 2026, sekitar pukul 20.15 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.
Kabar duka itu pertama kali diketahui dari unggahan politisi Partai Demokrat Imelda Sari melalui akun X resmi @israi69. Dalam unggahannya, Imelda menyampaikan doa dan harapan untuk almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga Almarhum diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, ketabahan dan kesabaran,” tulis Imelda Sari.
Agus Widjojo wafat di usia 78 tahun setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSPAD akibat kondisi kesehatan yang menurun. Beliau meninggalkan berbagai kontribusi besar dalam karier militer, reformasi TNI, serta dunia diplomasi Indonesia.
Perjalanan Karier dan Kiprah Nasional
Agus Widjojo lahir pada 8 Juni 1947 di Surakarta, Jawa Tengah. Ia merupakan putra dari Mayor Jenderal Sutoyo Siswomiharjo, pahlawan TNI Angkatan Darat yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.
Dalam kariernya, Agus Widjojo menorehkan jejak panjang:
- TNI Angkatan Darat – Memulai karier militer sejak 1970 dan mencapai pangkat Letnan Jenderal sebelum purnatugas.
- Reformasi TNI – Dikenal sebagai pemikir militer yang mendorong peran profesional TNI dalam sistem demokrasi Indonesia dan mengakhiri praktik dwifungsi militer-politik era Orde Baru.
- Gubernur Lemhannas RI – Menjabat sejak 15 April 2016 hingga 12 Januari 2022, memimpin lembaga yang fokus pada ketahanan nasional.
- Duta Besar RI – Dilantik sebagai Dubes RI untuk Filipina sejak 12 Januari 2022 dan juga merangkap menjadi Dubes untuk Republik Kepulauan Marshall serta Republik Palau.
Ucapan Duka dan Penghormatan
Gubernur Lemhannas RI saat ini, Ace Hasan Syadzily, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kepergian Agus Widjojo. Ia mengonfirmasi bahwa almarhum sempat dirawat di RSPAD karena sakit sebelum meninggal.
“Beliau terakhir masih mengabdi untuk negara sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina. Sempat dirawat di RSPAD Jakarta karena sakit yang diderita beliau,” ujar Ace.
Ace juga mengenang almarhum sebagai pemikir militer yang berani berkontribusi pada reformasi TNI dan memperkuat supremasi sipil dalam sistem pertahanan negara.
Selain itu, berbagai kalangan tokoh pertahanan dan diplomasi menyampaikan belasungkawa dan penghormatan atas dedikasi Agus Widjojo dalam mengabdi bagi bangsa dan negara.
Rencana Pemakaman dan Prosesi Kedukaan
Keluarga telah merencanakan prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir. Menurut pernyataan Ace Hasan Syadzily, jenazah akan dimandikan di RSPAD dan kemudian disemayamkan di kediaman almarhum di Puri Cikeas, sebelum pemakaman digelar.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login