Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Tokoh Filsafat Modern Jürgen Habermas Wafat, Dunia Akademik Berduka

Sosiolog dan filsuf Juergen Habermas duduk di upacara penghargaan Hadiah Perdamaian Perdagangan Buku Jerman di gereja St Paul di Frankfurt Jerman 23 Oktober 2016 Foto Arne Dedertdpa | penggunaan di seluruh dunia Foto oleh Arne Dedertpicture alliance via Getty Images
Sosiolog dan filsuf Juergen Habermas duduk di upacara penghargaan Hadiah Perdamaian Perdagangan Buku Jerman di gereja St. Paul di Frankfurt, Jerman, 23 Oktober 2016. Foto: Arne Dedert/dpa | penggunaan di seluruh dunia (Foto oleh Arne Dedert/picture alliance via Getty Images)

Newestindonesia.co.id, Dunia intelektual internasional kehilangan salah satu tokoh filsafat paling berpengaruh. Filsuf, sosiolog, sekaligus ilmuwan komunikasi asal Jerman, Jürgen Habermas, meninggal dunia pada usia 96 tahun.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh penerbitnya, Suhrkamp Verlag, yang menyatakan Habermas meninggal pada Sabtu (14/3/2026) di Starnberg, Jerman.

Dilansir melalui Associated Press, Habermas dikenal sebagai salah satu pemikir paling penting dalam tradisi Teori Kritis generasi kedua dari Mazhab Frankfurt. Pemikirannya memberi pengaruh besar dalam kajian filsafat politik, demokrasi, komunikasi, hingga teori masyarakat modern.

Pemikir yang Membentuk Diskursus Demokrasi Modern

Selama lebih dari tujuh dekade, Habermas menjadi figur intelektual yang aktif dalam perdebatan publik, khususnya terkait demokrasi, rasionalitas, dan ruang publik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karya-karyanya membentuk cara akademisi memahami komunikasi politik serta interaksi sosial dalam masyarakat modern. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah The Theory of Communicative Action, yang menekankan pentingnya dialog rasional dalam membangun konsensus sosial.

Selain itu, ia juga dikenal melalui gagasan tentang “public sphere” atau ruang publik, yakni ruang diskusi terbuka di masyarakat yang memungkinkan warga berdialog secara rasional mengenai kepentingan bersama.

Gagasan tersebut menjadi salah satu konsep penting dalam studi demokrasi modern, media, hingga komunikasi politik di berbagai negara.

Kehidupan dan Perjalanan Akademik

Jürgen Habermas lahir di Düsseldorf, Jerman, pada 18 Juni 1929. Ia tumbuh di masa Perang Dunia II dan pengalaman sejarah tersebut banyak memengaruhi pemikirannya tentang moralitas, demokrasi, dan tanggung jawab politik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Habermas menempuh pendidikan filsafat, sejarah, dan psikologi di sejumlah universitas, termasuk Göttingen, Zurich, dan Bonn. Ia kemudian meraih gelar doktor filsafat pada 1954.

Baca juga:  Korut Kutuk Keras Serangan AS Terhadap Fasilitas Nuklir Iran

Karier akademiknya berkembang pesat setelah bekerja bersama para pemikir Mazhab Frankfurt seperti Theodor W. Adorno dan Max Horkheimer di Institut Penelitian Sosial Universitas Frankfurt.

Sejak saat itu, ia menjadi salah satu tokoh utama dalam pengembangan teori kritis dan pemikiran sosial di Eropa.

Figur Intelektual yang Aktif dalam Debat Publik

Selain dikenal sebagai akademisi, Habermas juga aktif dalam berbagai perdebatan publik di Jerman dan Eropa. Ia sering menyuarakan pandangan tentang demokrasi liberal, integrasi Eropa, hingga isu politik internasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Selama hidupnya, ia disebut sebagai “pendidik publik” karena konsistensinya terlibat dalam diskursus sosial dan politik di ruang publik.

Bahkan hingga usia lanjut, Habermas masih aktif menulis dan memberikan pandangan mengenai perkembangan demokrasi serta tantangan politik global.

Warisan Pemikiran

Kepergian Habermas meninggalkan warisan intelektual besar bagi dunia filsafat dan ilmu sosial.

Pemikirannya tentang komunikasi, rasionalitas, dan demokrasi deliberatif telah memengaruhi banyak bidang studi, mulai dari ilmu politik, sosiologi, filsafat, hingga studi media.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga dianggap sebagai salah satu filsuf paling berpengaruh sejak abad ke-20, dengan gagasan yang terus menjadi rujukan dalam diskusi akademik dan kebijakan publik di berbagai negara.

Habermas wafat pada usia 96 tahun dan dikenang sebagai salah satu intelektual terbesar yang membentuk diskursus demokrasi modern.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Iran dilaporkan mempertimbangkan untuk mengizinkan sejumlah kapal tanker minyak melintasi Selat Hormuz dengan syarat transaksi minyak dilakukan menggunakan mata uang yuan China. Laporan...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Iran meningkatkan serangan militernya di kawasan Teluk setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel semakin memanas. Serangan tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah negara di...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Rapper terkenal Amerika Serikat, Kanye West, yang kini menggunakan nama Ye, diperintahkan membayar ganti rugi sebesar 140.000 dolar AS atau sekitar Rp2,2 miliar...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Koalisi jaksa agung dari 17 negara bagian Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap pemerintahan Presiden Donald Trump terkait kebijakan baru yang mewajibkan perguruan tinggi...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Sebuah serangan drone bermuatan bahan peledak menghantam sebuah sekolah menengah dan pusat layanan kesehatan di Sudan selatan pada Rabu (11/3/2026). Sedikitnya 17 orang...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Garda Revolusi Iran menembaki kapal kargo berbendera Thailand yang melintas di Selat Hormuz. Serangan tersebut...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Isu mengenai Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut tewas atau terluka ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut menyebar luas di tengah meningkatnya...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Emir Kuwait, Sheikh Meshal al-Ahmad al-Sabah, mengecam keras serangan yang dilancarkan Iran terhadap negaranya. Serangan tersebut dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 12 orang dan...

Advertisement