Newestindonesia.co.id, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, menyatakan bahwa Israel berupaya menimbulkan tingkat kehancuran yang sama di Lebanon seperti yang terjadi di Jalur Gaza.
Pernyataan itu disampaikan Sanchez di tengah meningkatnya serangan militer Israel di Lebanon, serta rencana pendudukan wilayah selatan negara tersebut.
Sanchez mengatakan Israel “berupaya menimbulkan tingkat kerusakan dan kehancuran yang sama” di Lebanon seperti di Gaza.
Ia menjadi salah satu pemimpin Eropa yang secara terbuka mengkritik operasi militer Israel, termasuk dalam konflik yang lebih luas di Timur Tengah yang melibatkan Iran.
Kritik Keras terhadap Israel dan Konflik Regional
Dalam pernyataannya seperti dilansir melalui Al Jazeera (26/3), Sanchez juga menyoroti eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Ia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang “tidak dapat dibenarkan”.
Selain itu, Sanchez turut mengomentari dinamika politik di Iran. Ia menyebut pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, sebagai sosok yang lebih keras dibanding pendahulunya.
“Mojtaba Khamenei adalah sosok diktator yang bahkan lebih haus darah dibanding ayahnya,” kata Sanchez.
Pernyataan ini mempertegas posisi Spanyol yang selama ini cenderung kritis terhadap kebijakan Israel di kawasan Timur Tengah.
Serangan Israel ke Lebanon Picu Kekhawatiran Global
Serangan Israel ke Lebanon dalam beberapa waktu terakhir memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional. Sejumlah laporan menyebut Israel meningkatkan operasi militer di wilayah tersebut, termasuk rencana pembentukan zona penyangga di Lebanon selatan.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa konflik di Lebanon dapat berkembang menjadi krisis kemanusiaan seperti yang terjadi di Gaza.
Dalam perkembangan terbaru, Sanchez juga memperingatkan bahwa Israel berpotensi menyebabkan kehancuran besar di Lebanon, serupa dengan yang dialami Gaza, jika operasi militer terus berlanjut.
Spanyol Jadi Suara Kritis di Eropa
Sanchez dikenal sebagai salah satu pemimpin Eropa yang paling vokal mengkritik Israel, baik dalam konflik Gaza maupun perang yang melibatkan Iran.
Sikap ini menempatkan Spanyol berbeda dari sebagian negara Barat lainnya yang cenderung lebih berhati-hati dalam mengkritik Israel.
Di tengah meningkatnya ketegangan global, Sanchez menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan menghentikan eskalasi militer yang berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login