Newestindonesia.co.id, Sebuah momen penting dalam sejarah eksplorasi antariksa terjadi ketika NASA melakukan evakuasi medis pertama dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Seorang astronot yang mengalami masalah kesehatan kembali ke Bumi bersama tiga rekan awaknya pada Kamis dini hari, mengakhiri misi mereka lebih dari sebulan lebih cepat dari yang dijadwalkan.
SpaceX memandu kapsul Dragon mereka untuk melakukan splashdown tengah malam di Samudra Pasifik dekat San Diego, kurang dari 11 jam setelah mereka meninggalkan ISS. Keempat astronot kemudian langsung dibawa ke rumah sakit untuk prosedur medis awal dan observasi semalam.
Kenapa Evakuasi Dipercepat?
NASA menegaskan bahwa keputusan ini diambil bukan karena situasi darurat, tetapi “untuk memastikan perawatan medis yang tepat.” Administrator baru NASA, Jared Isaacman, mengatakan setelah splashdown:
“Jelas, kami mengambil tindakan ini (kepulangan lebih awal) karena itu adalah kondisi medis yang serius,” kata administrator baru NASA, Jared Isaacman, setelah pendaratan di laut. “Astronot yang bersangkutan baik-baik saja saat ini, dalam keadaan sehat dan menjalani pemeriksaan medis yang semestinya,” dikutip melalui Associated Press (17/1).
Tekanan medis yang lebih lengkap tersedia di Bumi, sehingga langkah tersebut dibuat “untuk kepentingan terbaik astronot”, menurut pernyataan dari petugas NASA lainnya.
Siapa yang Kembali?
Para kru yang kembali mencakup empat astronot internasional dari misi Crew-11, termasuk:
- NASA Astronaut Zena Cardman
- NASA Astronaut Mike Fincke
- Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) Astronaut Kimiya Yui
- Rusia Roscosmos Cosmonaut Oleg Platonov
Identitas astronot yang dirawat dan detail kesehatan lengkapnya tetap dirahasiakan demi privasi medis, tetapi pejabat NASA menyatakan bahwa sauasana mereka stabil dan mendapatkan perawatan yang diperlukan.
Misi yang Dipersingkat dan Dampaknya
Misi Crew-11, yang diluncurkan pada awal Agustus, seharusnya berlangsung hingga akhir Februari. Namun, setelah masalah kesehatan ini, NASA membatalkan rencana spacewalk yang dijadwalkan dan mempercepat kepulangan.
Dengan pulangnya kru ini, ISS kini beroperasi dengan lebih sedikit anggota sampai tim pengganti tiba — NASA menargetkan peluncuran empat awak berikutnya pada pertengahan Februari.
Protokol & Keselamatan Astronot
NASA dan SpaceX menegaskan bahwa prosedur peluncuran, kembali, dan pendaratan dilakukan tanpa modifikasi khusus — penggunaan kapsul Dragon, pemulihan oleh tim medis dan prosedur standar tetap diterapkan.
Keputusan ini mencerminkan komitmen program antariksa untuk memprioritaskan kesehatan astronot sekaligus menegaskan kesiapan teknis dalam menjaga keselamatan awak dalam situasi tak terduga.
Apa Selanjutnya?
Setelah evaluasi medis awal di California, astronot akan kembali ke Johnson Space Center di Houston untuk pemeriksaan dan pemulihan lebih lanjut.
Editor: DAW




You must be logged in to post a comment Login