Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Internasional

Konflik Memanas, Israel Sebut Iran Gunakan Bom Tandan Berkali-kali

Ilustrasi. bom tandan (Foto: REUTERS/Amir Cohen)

Newestindonesia.co.id, Militer Israel menuding Iran telah menggunakan bom tandan secara berulang kali dalam konflik yang sedang berlangsung antara kedua negara. Tuduhan tersebut disampaikan oleh juru bicara militer Israel dalam konferensi pers terbaru, yang menyebut penggunaan senjata tersebut berpotensi menjadi kejahatan perang jika diarahkan kepada warga sipil.

Pernyataan itu disampaikan juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Nadav Shoshani, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (6/3/2026). Ia mengatakan pihaknya menemukan indikasi bahwa Iran telah menggunakan amunisi tandan dalam beberapa serangan yang terjadi selama konflik berlangsung.

“Mereka (Iran) menggunakan amunisi tandan,” kata Shoshani dalam konferensi pers, seperti dikutip melalui AFP.

Ia menambahkan bahwa penggunaan senjata tersebut dalam serangan terhadap wilayah sipil merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Mereka telah menggunakannya berkali-kali, yang merupakan kejahatan perang ketika diarahkan ke warga sipil dan kami sedang melacak situasi tersebut,” tambah Shoshani.

Tuduhan tersebut semakin memperuncing ketegangan antara kedua negara yang telah lama memiliki hubungan bermusuhan dan beberapa kali terlibat dalam konflik langsung maupun tidak langsung di kawasan Timur Tengah.

Dugaan Bukti Penggunaan Bom Tandan

Tuduhan Israel terhadap Iran tidak hanya berdasarkan laporan militer internal, tetapi juga didukung oleh sejumlah rekaman visual yang beredar. Rekaman yang diperoleh kantor berita AFP pada Kamis (5/3) malam menunjukkan sejumlah proyektil terbakar yang jatuh di langit wilayah Israel.

Dalam rekaman tersebut terlihat objek yang terpecah menjadi beberapa bagian saat berada di udara, sebelum jatuh ke tanah. Fenomena ini oleh sebagian analis militer disebut sebagai ciri khas dari penggunaan bom tandan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Seorang ahli militer yang diminta AFP untuk meninjau rekaman tersebut menyimpulkan bahwa proyektil yang terlihat kemungkinan merupakan bagian dari amunisi tandan yang terpecah saat berada di udara.

Baca juga:  Israel Serang Lebanon Selatan, Korban Tewas Capai 13 Orang

Meski demikian, pihak kepolisian Israel belum memberikan komentar resmi terkait rekaman tersebut.

Namun sebelumnya, pada Rabu (4/3), kepolisian Israel menyatakan bahwa tim penjinak bom mereka menemukan bukti adanya amunisi tandan setelah sebuah rudal yang datang dari Iran terdeteksi menghantam wilayah Israel.

Temuan tersebut kemudian mendorong kepolisian Israel untuk mengeluarkan pengumuman layanan publik mengenai bahaya bom tandan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam video pengumuman tersebut, seorang teknisi penjinak bom menjelaskan potensi ancaman dari jenis senjata ini.

“Selama perang saat ini, garis depan menghadapi berbagai ancaman, baik rudal, UAV (drone), atau roket. Saya akan berbicara kepada Anda tentang ancaman yang sedikit kurang dikenal, tetapi tidak kalah berbahaya: ancaman amunisi tandan,” kata teknisi tersebut.

Senjata Kontroversial yang Banyak Dilarang

Bom tandan merupakan salah satu jenis senjata yang sangat kontroversial dalam konflik bersenjata modern. Senjata ini dirancang untuk meledak di udara dan menyebarkan puluhan hingga ratusan bom kecil yang dikenal sebagai submunisi.

Bom-bom kecil tersebut kemudian jatuh dan meledak di area yang luas. Tujuannya adalah menghancurkan target dalam skala besar, seperti konsentrasi pasukan, kendaraan militer, atau fasilitas logistik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun masalah utama dari senjata ini adalah tingkat kegagalan yang relatif tinggi. Banyak submunisi yang tidak meledak saat jatuh ke tanah, sehingga berubah menjadi semacam ranjau darat yang dapat meledak kapan saja.

Hal inilah yang membuat bom tandan sering kali dianggap berbahaya bagi warga sipil bahkan setelah konflik berakhir.

Submunisi yang tidak meledak dapat bertahan selama bertahun-tahun dan sering kali ditemukan oleh warga sipil, terutama anak-anak, yang tidak menyadari bahayanya.

Baca juga:  Perang Lawan Iran Selama 12 hari, Israel Habiskan Biaya Capai Rp325 Triliun

Karena risiko tersebut, lebih dari seratus negara di dunia telah menandatangani Konvensi Amunisi Tandan 2008 yang melarang penggunaan, produksi, penyimpanan, dan transfer bom tandan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun baik Iran maupun Israel tidak termasuk dalam negara yang menandatangani konvensi tersebut.

Meski tidak terikat secara hukum oleh perjanjian itu, penggunaan bom tandan terhadap area sipil tetap dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum humaniter internasional.

Pernah Dilaporkan Digunakan Sebelumnya

Laporan mengenai penggunaan bom tandan oleh Iran bukan pertama kali muncul.

Pada Juni 2025, organisasi hak asasi manusia Amnesty International melaporkan dugaan penggunaan amunisi tandan selama perang singkat antara Israel dan Iran yang berlangsung selama 12 hari.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam laporan tersebut, Amnesty menyebut telah menganalisis foto dan video yang menunjukkan indikasi penggunaan bom tandan yang menghantam wilayah metropolitan Gush Dan di sekitar Tel Aviv pada 19 Juni 2025.

Selain itu, kota Beersheva pada 20 Juni 2025 dan Rishon LeZion di selatan Tel Aviv pada 22 Juni 2025 juga disebut terkena serangan yang meninggalkan pola kawah yang konsisten dengan dampak dari submunisi bom tandan.

Menurut Amnesty, serangan tersebut menimbulkan sejumlah kawah kecil di area yang luas, yang biasanya menjadi ciri khas dari penyebaran bom kecil dari satu bom induk.

Temuan tersebut kembali memicu perdebatan internasional mengenai penggunaan senjata kontroversial dalam konflik modern.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dampak Kemanusiaan Bom Tandan

Organisasi kemanusiaan internasional selama bertahun-tahun telah mengkritik penggunaan bom tandan karena dampaknya yang dianggap tidak pandang bulu.

Ketika bom tandan meledak di udara, puluhan atau bahkan ratusan bom kecil dapat menyebar di area seluas beberapa lapangan sepak bola.

Baca juga:  Iran Siap Menghentikan Serangan Jika Israel Juga Hentikan Serbuan

Akibatnya, sangat sulit memastikan bahwa seluruh target yang terkena dampak adalah target militer.

Selain itu, bom kecil yang tidak meledak dapat tetap berada di tanah dalam waktu lama dan menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat sipil.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di berbagai konflik sebelumnya, seperti di Laos, Vietnam, Afghanistan, dan Suriah, bom tandan yang tidak meledak telah menyebabkan korban jiwa bahkan puluhan tahun setelah perang berakhir.

Hal ini pula yang menjadi alasan utama mengapa banyak negara akhirnya sepakat untuk melarang senjata tersebut melalui konvensi internasional.

Konflik Israel–Iran yang Kian Memanas

Tuduhan terbaru dari Israel ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang dalam beberapa bulan terakhir semakin intens.

Kedua negara telah saling melancarkan serangan melalui rudal, drone, dan operasi militer lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Konflik tersebut juga menimbulkan kekhawatiran global karena berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Sejumlah negara dan organisasi internasional kini menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mematuhi hukum humaniter internasional.

Penyelidikan independen terhadap dugaan penggunaan bom tandan juga dinilai penting untuk memastikan fakta di lapangan serta mencegah pelanggaran hukum perang.

Hingga saat ini, pemerintah Iran belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan yang disampaikan oleh militer Israel.

Advertisement. Scroll to continue reading.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Jet tempur siluman F-35 milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) berhasil menembak jatuh drone kamikaze buatan Iran dalam operasi militer di Timur Tengah....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Putra Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dilaporkan terluka saat mengikuti operasi militer pasukan Israel di perbatasan Lebanon. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah China menetapkan target pertumbuhan ekonomi tahun 2026 di kisaran 4,5 hingga 5 persen, menjadi target terendah dalam lebih dari tiga dekade terakhir....

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan pernyataan kontroversial terkait kebijakan luar negeri negaranya. Trump memberi sinyal bahwa pemerintahannya dapat melakukan langkah...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mulai mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran pada Jumat (6/3/2026), menyusul meningkatnya ketegangan...

Selebriti

Newestindonesia.co.id, Penyanyi pop dunia Britney Spears dilaporkan ditangkap oleh aparat penegak hukum di Ventura County, California, Amerika Serikat, pada Rabu malam, 4 Maret 2026,...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Rentetan ledakan keras terdengar di langit ibu kota Qatar, Doha, memicu kepanikan warga setelah suara dentuman menggema di berbagai wilayah kota. Sejumlah rekaman...

Finansial

Newestindonesia.co.id, Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah dinilai berpotensi meningkatkan ketidakpastian ekonomi global. Namun pemerintah Indonesia menilai kondisi tersebut masih bisa diantisipasi dengan memperkuat...

Advertisement