Newestindonesia.co.id, Kepala keamanan top Iran sekaligus politikus senior, Ali Larijani, dilaporkan tewas dalam serangan udara Amerika Serikat (AS) dan Israel di Teheran. Ia disebut gugur saat tengah mengunjungi putrinya di pinggiran timur ibu kota Iran tersebut.
Laporan ini disampaikan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Fars, yang menyebut serangan terjadi pada Selasa (17/3). Larijani, yang berusia 67 tahun, menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam struktur kekuasaan Iran.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, sebelumnya juga telah menyatakan bahwa Larijani tewas dalam serangan yang dilakukan Israel.
Ali Larijani dikenal sebagai arsitek utama kebijakan keamanan Iran dan merupakan penasihat dekat pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei hingga wafatnya dalam serangan udara bulan lalu.
Dalam laporan tersebut disebutkan, Larijani tewas saat berada di kawasan pinggiran timur Teheran ketika mengunjungi putrinya.
Peran Strategis di Pemerintahan Iran
Larijani merupakan figur sentral dalam politik Iran selama beberapa dekade. Ia berasal dari keluarga ulama terkemuka yang memiliki pengaruh besar sejak Revolusi Islam 1979.
Sepanjang kariernya, ia pernah menjabat sebagai:
- Komandan Korps Garda Revolusi saat perang Iran-Irak
- Kepala lembaga penyiaran nasional Iran
- Ketua parlemen selama 12 tahun
- Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi
Perannya yang luas menjadikannya sebagai “orang dalam” paling berpengaruh di bawah kepemimpinan Ali Khamenei, dengan tanggung jawab mencakup negosiasi nuklir, hubungan regional, hingga penanganan krisis domestik.
Figur Kunci: Keras tapi Pragmatis
Meski dikenal sebagai tokoh garis keras yang mendukung sistem teokrasi Iran, Larijani juga dianggap memiliki pendekatan pragmatis dalam diplomasi.
Ia disebut terkadang memilih jalur negosiasi untuk mencapai kepentingan Iran, serta menggunakan pendekatan komunikasi yang lebih moderat dalam menghadapi tekanan domestik.
Karakter tersebut membuatnya menjadi salah satu tokoh penting dalam berbagai perundingan strategis Iran dengan Barat.
Eskalasi Konflik Timur Tengah
Kematian Larijani terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dengan aliansi AS dan Israel. Serangan yang menewaskannya dinilai sebagai bagian dari eskalasi konflik yang semakin intens dalam beberapa waktu terakhir.
Larijani sendiri merupakan salah satu figur kunci dalam struktur keamanan Iran, sehingga kematiannya diperkirakan akan berdampak besar terhadap dinamika politik dan keamanan di kawasan.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login