Newestindonesia.co.id, Stretch mark adalah guratan pada kulit yang muncul akibat kulit meregang terlalu cepat. Kondisi ini sering terjadi pada ibu hamil, remaja yang sedang mengalami pertumbuhan pesat, hingga orang yang mengalami perubahan berat badan secara signifikan. Walaupun tidak berbahaya, stretch mark sering kali mengganggu rasa percaya diri karena teksturnya yang terlihat jelas di permukaan kulit.
Pada awal muncul, stretch mark biasanya berwarna merah muda atau ungu. Seiring waktu, warnanya akan memudar menjadi putih atau perak. Stretch mark bisa muncul di beberapa bagian tubuh seperti perut, paha, pinggul, lengan atas, dan payudara.
Penyebab Stretch Mark
Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark, antara lain:
1. Kehamilan
Perubahan ukuran perut selama kehamilan membuat kulit meregang dalam waktu singkat sehingga memicu stretch mark.
2. Pertumbuhan Remaja
Saat masa pubertas, remaja mengalami lonjakan pertumbuhan otot dan tinggi badan, sehingga kulit bisa meregang cepat.
3. Kenaikan atau Penurunan Berat Badan yang Drastis
Perubahan berat badan secara cepat menyebabkan kulit tidak sempat menyesuaikan diri.
4. Penggunaan Kortikosteroid
Penggunaan krim atau obat yang mengandung kortikosteroid dalam jangka panjang dapat mengurangi elastisitas kulit.
5. Faktor Genetik
Jika orang tua memiliki stretch mark, risiko kamu mengalaminya juga lebih besar.
6. Latihan Angkat Beban
Pembentukan otot yang terlalu cepat, terutama pada pria, bisa memicu guratan pada kulit.
Cara Mencegah Stretch Mark
Meskipun tidak selalu dapat dicegah sepenuhnya, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi risikonya:
1. Menjaga Kelembapan Kulit
Gunakan lotion atau minyak yang mengandung vitamin E, cocoa butter, atau hyaluronic acid untuk membantu menjaga elastisitas kulit.
2. Kendalikan Berat Badan
Usahakan perubahan berat badan terjadi secara bertahap, bukan drastis.
3. Konsumsi Makanan Bergizi
Penuhi asupan vitamin A, C, dan zinc yang penting untuk kesehatan kulit. Perbanyak makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan, dan kacang-kacangan.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Kulit yang terhidrasi lebih elastis dan tidak mudah mengalami kerusakan.
5. Olahraga Teratur
Membantu menjaga tonus otot dan berat badan tetap stabil.
6. Gunakan Produk Anti Stretch Mark
Terutama bagi ibu hamil, gunakan secara rutin sejak trimester pertama.
Bisakah Stretch Mark Dihilangkan?
Stretch mark yang sudah muncul tidak bisa hilang sepenuhnya secara alami. Namun, beberapa perawatan dapat membantu menyamarkannya:
- Terapi laser
- Microneedling
- Krim retinoid (harus sesuai resep dokter)
- Chemical peeling
Konsultasikan dengan dokter kulit untuk memilih perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulitmu.
Kesimpulan
Stretch mark adalah guratan pada kulit akibat peregangan yang cepat. Walaupun tidak berbahaya, banyak orang ingin menghindarinya karena alasan estetika. Dengan perawatan kulit yang tepat, pola hidup sehat, dan pencegahan sejak dini, risiko munculnya stretch mark dapat diminimalkan.
Editor: DAW
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login