Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Eks Marinir TNI AL Yang Gabung Jadi Prajurit Di Rusia Kini Ingin Pulang Ke Indonesia: Tanyakan Ke Kemlu RI

Foto: Seorang pria mengaku mantan prajurit Marinir TNI AL dan sekarang bergabung militer Rusia berperang di Ukraina viral di medsos. Ini penjelasan TNI AL. (repro TikTok @zstorm689) via DetikNews

Newestindonesia.co.id, TNI Angkatan Laut enggan ikut campur soal eks anggota Marinir TNI AL, Satria Arta Kumbara, yang ingin pulang ke Indonesia setelah bergabung menjadi prajurit di Rusia.

Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, persoalan itu merupakan ranah Kementerian Luar Negeri atau Kementerian Hukum karena Satria sudah tidak punya keterkaitan dengan TNI AL.

“Menurut saya, pertanyaan ini akan lebih tepat ditanyakan kepada Kementerian Luar Negeri RI atau Kementerian Hukum RI terkait dengan status kewarganegaraan yang bersangkutan. Yang jelas, saat ini sudah tidak ada lagi keterkaitan dengan TNI AL,” kata Tunggul kepada Kompas.com, Senin (21/7/2025).

TNI AL menekankan bahwa Satria telah diberhentikan secara tidak hormat dari dinas militer melalui putusan hukum yang sudah inkrah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Satria Arta Kumbara dipecat karena dinyatakan bersalah atas tindak pidana desersi dalam waktu damai sejak 13 Juni 2022. Putusan tersebut dibacakan oleh Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada 6 April 2023 dalam perkara Nomor 56-K/PM.II-08/AL/IV/2023, dan telah berkekuatan hukum tetap (AMKHT) sejak 17 April 2023.

“Satria Arta Kumbara terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ‘Desersi dalam waktu damai’ terhitung mulai tanggal 13 Juni 2022 hingga saat ini,” kata Tunggul.

Satria Arta Kumbara dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun, disertai tambahan hukuman berupa pemecatan dari dinas militer. Dengan demikian, TNI AL menegaskan tidak ada kewajiban institusional untuk menindaklanjuti permintaan Satria terkait kepulangannya ke Indonesia.

Eks prajurit Marinir TNI AL Satria Arta Kumbara kembali menjadi sorotan setelah video dirinya meminta untuk dipulangkan ke Indonesia beredar di media sosial.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Nama Satria Arta Kumbara sebelumnya viral karena muncul dalam sejumlah tayangan yang menunjukkan dirinya mengenakan atribut militer Rusia. Ia bergabung menjadi prajurit di Rusia dan menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia.

Baca juga:  Pemerintah Batal Berikan Diskon Tarif Listrik Bulan Juni Dan Juli 2025 Gegara Penganggaran Yang Lambat

Kini, Satria dikabarkan menghadapi pencabutan status kewarganegaraan Indonesia oleh otoritas Rusia sehingga ia meminta untuk dapat kembali ke Tanah Air. Melalui akun TikTok @zstorm689 pada Minggu (20/7/2025), Satria menyampaikan pesan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Dalam pesannya, Satria memohon maaf atas ketidaktahuannya yang menyebabkan pencabutan status kewarganegaraan Indonesia akibat kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia.

“Mohon izin Bapak. Saya ingin memohon maaf sebesar-besarnya apabila ketidaktahuan saya menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mengakibatkan dicabutnya warga negara saya,” ujar dia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Satria menegaskan tidak pernah berniat mengkhianati negara. Keputusan untuk bergabung dengan militer asing semata-mata didorong oleh kebutuhan ekonomi.

“Saya niatkan datang ke sini (Rusia) hanya untuk mencari nafkah. Wakafa Billahi, cukuplah Allah sebagai saksi,” ucap Satria.

Ia mengaku telah berpamitan dan meminta restu ibunya sebelum berangkat.

Namun, setelah menjalani hidup sebagai tentara bayaran, Satria menyadari bahwa pencabutan kewarganegaraan Indonesia merupakan konsekuensi berat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Karena itu, ia memohon bantuan untuk mengakhiri kontrak dengan Rusia dan memulihkan kembali statusnya sebagai warga negara Indonesia.

Editor: DAW

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Jembrana, Bali ditemukan meninggal dunia di Saint Petersburg, Rusia setelah diduga mengalami kelelahan karena aktivitas kerja...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali menyuarakan kekhawatirannya soal jalannya proses perdamaian yang dimediasi Amerika Serikat (AS) dengan Rusia, menjelang pertemuan trilateral di Jenewa,...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah Inggris resmi mengumumkan pengerahan carrier strike group atau kelompok serang kapal induk ke Atlantik Utara dan wilayah Kutub Utara tahun ini sebagai...

Internasional

Newestindonesia.co.id – Moskow, Pemerintah Rusia menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi batasan senjata nuklir yang terkandung dalam perjanjian kontrol senjata terakhir dengan Amerika Serikat, asalkan...

Hiburan

Newestindonesia.co.id, Indonesia kembali tampil di panggung internasional seni dan film melalui partisipasinya dalam Asia Pacific Film Festival (APFF) 2026 yang berlangsung di Bern, Swiss,...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Pihak berwenang Rusia mengumumkan penangkapan seorang pria yang diduga menembak Wakil Kepala Dinas Intelijen Militer Rusia (GRU), Letnan Jenderal Vladimir Alekseyev, di ibu...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara resmi menandatangani Traktat Keamanan Bersama antara Indonesia dan Australia di Istana...

Internasional

Newestindonesia.co.id, Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk melanjutkan dialog militer tingkat tinggi setelah pertemuan antara pejabat militer kedua negara berlangsung di Abu Dhabi, sekaligus...

Advertisement