Duduk Perkara Viral Pemotor Jalanan Di Bogor Ancam Sopir Taksi Online Menggunakan Senjata Tajam

Vector illustration in HD very easy to make edits

Ilustrasi. Foto: iStock/A Mokhtari

Newestindonesia.co.id, Jagat media sosial dihebohkan dengan rekaman video aksi arogansi di jalan raya yang melibatkan seorang pengendara sepeda motor dan pengemudi taksi online. Pemotor tersebut diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam (sajam) di kawasan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Menanggapi peristiwa yang meresahkan masyarakat ini, pihak kepolisian memastikan tengah melakukan pengusutan.

Berdasarkan narasi dan informasi yang dihimpun dari rekaman video yang beredar pada Senin (15/6/2026), peristiwa menegangkan itu diketahui terjadi pada Minggu (14/6) malam. Insiden bermula ketika sebuah taksi online tengah membawa penumpang yang hendak menuju ke sebuah kedai kopi.

Namun, di tengah perjalanan, situasi mendadak memanas setelah pengendara sepeda motor menyenggol mobil taksi online tersebut dari arah sebelah kiri. Alih-alih menyelesaikan masalah secara baik-baik, pemotor itu justru tersulut emosi. Ia langsung marah dan berteriak dengan nada tinggi, memaksa agar pengemudi taksi online segera menghentikan kendaraannya.

Tidak sampai di situ, tensi semakin meninggi lantaran pengendara motor tersebut diduga turut mengeluarkan senjata tajam yang dibawanya untuk mengancam korban. Pengemudi taksi online akhirnya memilih berhenti, hingga sempat terjadi aksi adu mulut atau cekcok yang cukup sengit di antara keduanya di pinggir jalan.

Meskipun video insiden tersebut telah menyebar luas dan memicu kecaman dari netizen, pihak kepolisian sektor setempat mengaku belum menerima laporan resmi secara tertulis dari pihak korban yang dirugikan.

Kapolsek Dramaga, AKP AM Zalukhu, memberikan konfirmasi mengenai perkembangan penanganan kasus ini. Menurutnya, korban diduga kuat merupakan warga dari luar wilayah hukum setempat.

“Kita belum terima laporan, kayaknya orang luar, iya sopirnya (mobil),” jelas AKP AM Zalukhu saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026) dikutip melalui detikNews.

Kendati belum ada laporan resmi dari pengemudi taksi online yang bersangkutan, AKP AM Zalukhu menegaskan bahwa institusinya tidak akan tinggal diam. Pihak Polsek Dramaga berkomitmen untuk mengambil langkah proaktif atau ‘jemput bola’ demi menjaga kondusivitas wilayah serta mengusut tuntas tindakan premanisme di jalanan tersebut.

Baca juga:  Gelapkan Dana Jemaat Rp28 Miliar, Eks Pejabat BNI Diciduk Bersama Istri Di Kualanamu

Personel kepolisian segera dikerahkan ke lapangan guna mengumpulkan keterangan saksi serta bukti-bukti petunjuk demi mengidentifikasi sosok pemotor arogan tersebut.

“Tapi coba kita lidik (selidiki) nanti,” pungkas Zalukhu secara tegas guna memastikan kasus ini tetap berjalan.

(DAW)