Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Nasional

Soal Iuran BoP, Prabowo: Indonesia Tidak Pernah Janji Bayar USD 1 Miliar

Prabowo Subianto Presiden Indonesia saat Forum Ekonomi Dunia WEF di Davos Swiss pada Kamis 22 Januari 2026 Pertemuan tahunan para pemimpin politik eksekutif puncak dan selebritas di Davos ini berlangsung dari 19 23 Januari Fotografer Krisztian BocsiBloomberg via Getty Images
Prabowo Subianto, Presiden Indonesia, saat Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026. Pertemuan tahunan para pemimpin politik, eksekutif puncak, dan selebritas di Davos ini berlangsung dari 19-23 Januari. Fotografer: Krisztian Bocsi/Bloomberg via Getty Images

Newestindonesia.co.id, Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tidak pernah memiliki komitmen untuk membayar iuran sebesar USD 1 miliar dalam inisiatif Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Penegasan itu disampaikan Prabowo dalam sebuah wawancara yang dikutip pada Minggu (22/3/2026).

“Jadi kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar. Tidak, tidak pernah,” ujar Prabowo.

Tidak Ada Komitmen Sejak Awal

Prabowo menjelaskan, dalam berbagai pembicaraan terkait BoP, Indonesia tidak pernah menyatakan komitmen finansial apa pun, termasuk kepada pihak Amerika Serikat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia tidak termasuk dalam negara-negara “founding donors” yang menghadiri pertemuan di Washington DC pada 19 Februari 2026.

“Indonesia nggak ada di sana. Karena saya juga komitmen, waktu ditanya, saya tidak komitmen uang sama sekali,” katanya.

Menurut Prabowo, negara-negara yang hadir dalam pertemuan tersebut merupakan pihak-pihak yang memang siap memberikan kontribusi dana, sementara Indonesia sejak awal mengambil posisi berbeda.

Fokus pada Kontribusi Non-Finansial

Meski tidak berkomitmen secara finansial, Prabowo menegaskan Indonesia tetap siap berkontribusi dalam upaya perdamaian global melalui jalur lain.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Salah satu bentuk kontribusi yang ditawarkan adalah pengiriman pasukan perdamaian sesuai kebutuhan.

“Kita mengatakan, kita siap untuk pasukan perdamaian, berapa yang diminta,” ujarnya.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk konsistensi Indonesia dalam menjaga peran aktif di kancah internasional tanpa harus terikat pada komitmen dana besar.

Pertimbangkan Keterlibatan di Masa Depan

Lebih lanjut, Prabowo menyatakan bahwa Indonesia tetap membuka peluang untuk berkontribusi di masa mendatang, khususnya jika proses pembangunan kembali wilayah konflik seperti Gaza mulai berjalan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun, kontribusi tersebut akan dipertimbangkan secara situasional dan tidak dalam bentuk komitmen awal.

Baca juga:  Tradisi Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam Dengan Penuh Makna

“Kalau benar-benar gencatan senjata terus berhasil dan sudah mulai pembangunan, bisa saja Indonesia ikut serta,” katanya.

Ia juga menyinggung bahwa Indonesia sebelumnya telah menunjukkan dukungan nyata, seperti pembangunan rumah sakit dan berbagai bantuan kemanusiaan untuk Palestina.

“Nggak ada komitmen (iuran) sama sekali,” tegasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tegaskan Posisi Indonesia

Pernyataan ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia dalam dinamika geopolitik global, khususnya terkait inisiatif BoP.

Indonesia memilih tetap berpartisipasi dalam misi perdamaian dunia, namun dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan tidak mengikat secara finansial sejak awal.

(DAW)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Internasional

Newestindonesia.co.id, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan ultimatum keras kepada Iran terkait penutupan Selat Hormuz, jalur vital distribusi energi global. Teheran diberi waktu...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) menjadi tahanan rumah. KPK menegaskan bahwa pengalihan tersebut...

Bisnis

Newestindonesia.co.id, Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, Anthropic, resmi menggugat Departemen Pertahanan AS (Pentagon) setelah pemerintah memberi label “risiko rantai pasok” terhadap perusahaan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Nama Dr. Lita Gading kembali menjadi sorotan publik setelah mengambil langkah berani dengan menggugat kebijakan pensiunan anggota DPR yang diberikan seumur hidup. Gugatan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Khusus kepada ratusan ribu warga binaan pada...

Regional

Newestindonesia.co.id, Seorang lansia asal Depok, Jawa Barat, rela mengantre berjam-jam demi mengikuti kegiatan open house di Istana Negara, Jakarta, pada Hari Raya Idulfitri 1447...

Gaya Hidup

Newestindonesia.co.id, Pernikahan Bill Gates dan Melinda French Gates yang berlangsung selama 27 tahun berakhir setelah berbagai ujian, salah satunya terkait perselingkuhan. Dikutip dari laporan...

Nasional

Newestindonesia.co.id, Ketua DPR RI, Puan Maharani, berharap momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah dapat menjadi penguat kebersamaan masyarakat dalam membangun bangsa...

Advertisement