Newestindonesia.co.id – Sumut, Kasus kecelakaan yang melibatkan seorang pengemudi mobil Honda Brio yang menabrak sejumlah lapak pedagang di Pasar Kaget, Kota Binjai, Sumatera Utara, memasuki babak baru. Setelah sebelumnya sempat dinyatakan positif narkoba, hasil tes terbaru menunjukkan pengemudi tersebut kini dinyatakan negatif.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Minggu (15/3/2026) malam di kawasan Jalan Bangkatan, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota. Mobil Honda Brio berpelat BK 1796 RAA yang dikemudikan seorang perempuan bernama Wike Rahayu (25) menabrak sejumlah lapak pedagang secara beruntun hingga menimbulkan korban luka dan kerugian materiil.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terbaru yang dilakukan oleh pihak kepolisian, pengemudi tersebut dinyatakan tidak mengonsumsi narkoba saat kejadian berlangsung. Hal ini ditegaskan oleh Kasat Narkoba Polres Binjai, AKP Ismail Pane.
“Dari hasil tes urine terhadap pengemudi mobil viral di Pasar Kaget bernama Wike dinyatakan negatif atau tidak menggunakan narkoba,” ujarnya.
Meski demikian, proses hukum terkait kecelakaan lalu lintas tetap berjalan. Polisi memastikan penanganan kasus ini tetap dilakukan oleh Satlantas Polres Binjai.
“Namun untuk proses hukumnya terkait insiden kecelakaan akan ditangani Satlantas Polres Binjai,” lanjutnya.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan bermula ketika kendaraan yang dikemudikan pelaku melaju dari arah Simpang Tikun menuju Simpang Jalan Kartini. Saat tiba di lokasi kejadian, mobil diduga melaju dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya hilang kendali.
Mobil kemudian menabrak sejumlah lapak pedagang yang berada di pinggir jalan. Setidaknya empat lapak mengalami kerusakan parah akibat tabrakan tersebut.
Akibat kejadian ini, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka, terdiri dari tiga pedagang dan dua pengunjung. Sebagian korban telah diperbolehkan pulang, sementara lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Salah satu korban, Reza, mengaku ikut terdampak dalam insiden tersebut. Ia mengatakan bahwa mobil melaju dengan kencang sebelum akhirnya menghantam lapak tempatnya berjualan.
“Saya juga ikut tertabrak dan sempat terpental, tapi tidak terlalu parah. Yang paling parah ada satu pembeli perempuan,” ungkapnya.
Kerugian dan Dampak
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan ini juga menimbulkan kerugian materiil bagi para pedagang. Berbagai perlengkapan seperti etalase, meja, kursi, hingga peralatan masak dilaporkan rusak parah akibat tertabrak kendaraan.
Beberapa pedagang mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah dan berencana menempuh jalur hukum untuk meminta pertanggungjawaban dari pelaku.
Di lokasi kejadian, petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi kendaraan yang rusak menggunakan mobil derek.
Penanganan Kasus
Polisi menyebut kasus ini merupakan kecelakaan tunggal, namun tetap dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Selain itu, pihak kepolisian juga membuka peluang penyelesaian melalui mekanisme restorative justice antara pelaku dan korban.
Di sisi lain, meskipun hasil tes terbaru menyatakan pengemudi negatif narkoba, penyelidikan terhadap penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan.
Fakta Berubah, Publik Menanti Kepastian
Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah sebelumnya beredar informasi bahwa pengemudi diduga positif narkoba. Namun, hasil tes lanjutan yang menyatakan negatif menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Perbedaan hasil tersebut kini menjadi sorotan, sekaligus menegaskan pentingnya proses pemeriksaan yang akurat dalam penanganan kasus hukum.
Pihak kepolisian pun diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login