Connect with us

Hallo, Mau Cari Berita Apa Nih?

Newest Indonesia

Regional

Viral Penertiban PKL di Bekasi: Wali Kota Tri Adhianto Diancam Golok, Ini Klarifikasinya

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto sempat diancam pedagang yang membawa golok saat menertibkan pedagang di Teluk Pucung, Bekasi Utara. (IG @mastriadhianto)

Newestindonesia.co.id – Jabar, Sebuah video yang memperlihatkan seorang pedagang kaki lima (PKL) membawa golok dan mengejar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, saat penertiban PKL di kawasan Teluk Pucung, Bekasi Utara, sempat viral di media sosial pada Minggu (8/2/2026). Peristiwa itu menarik perhatian publik karena baku ancam menggunakan senjata tajam terhadap pejabat daerah yang sedang menjalankan tugas.

Rekaman video yang beredar menunjukkan seorang pria berkaus merah berjalan cepat dan terlihat agresif mendekati rombongan yang dipimpin Tri. Kondisi saat itu juga melibatkan anggota TNI dan Polri dalam operasi penertiban pedagang yang membuka lapak di badan jalan. Beberapa warga yang melihat kejadian langsung mencoba menahan pria tersebut agar tidak melakukan hal yang membahayakan dengan senjata tajam yang dibawanya.

Respons Wali Kota Bekasi di Tengah Situasi Tegang

Menanggapi insiden itu, Tri Adhianto menjelaskan bahwa penertiban yang dilakukan merupakan bagian dari upaya menegakkan aturan tata ruang dan ketertiban kota. Menurutnya, reaksi keras dari sebagian warga bukan alasan untuk menghentikan proses penataan kota yang sudah direncanakan.

Dalam pernyataannya di akun Instagram @mastriadhianto yang dikutip pada Selasa (10/2), Tri mengatakan:

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya memahami beragam respons masyarakat atas kejadian di lapangan. Namun perlu saya tegaskan, penegakan aturan harus dilakukan secara persuasif. Itulah mengapa aparat hadir untuk menjaga stabilitas, bukan untuk bertindak represif,” dikutip melalui detikNews.

Lebih jauh, Tri menegaskan bahwa ancaman fisik seperti yang sempat terjadi bukan hal yang membuatnya gentar. Ia justru khawatir jika pelanggaran aturan terus dibiarkan hingga menjadi kebiasaan.

“Karena saat ini yang kita khawatirkan jika masyarakat sering langgar aturan ini akan jadi kebiasaan, lama-lama jadi pembiaran, akhirnya para pelanggar merasa dirinya paling benar,” ujar Tri.

Baca juga:  Mantan Karyawan Viral Maling Di Toko Daging Daerah Koja, Pelaku Diburu Polisi

Penegakan Aturan dan Pendekatan Persuasif

Tri juga mengingatkan bahwa pendekatan persuasif merupakan prioritas utama dalam penertiban. Ia meminta kepada seluruh petugas agar tetap tenang dalam menghadapi dinamika di lapangan agar tindakan tidak berubah menjadi tindakan yang bersifat represif.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebelum dia mengucapkan maaf juga sudah saya maafkan,” kata Tri mengenai pedagang yang sempat membawa golok.

Selain itu, Wali Kota Bekasi menyatakan pentingnya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebelum pelaksanaan penindakan. Menurutnya, jika masyarakat turut serta memahami tujuan penertiban, risiko perlawanan secara terbuka dapat dikurangi.

Konteks Penertiban Teluk Pucung

Kawasan Teluk Pucung dikenal sebagai salah satu titik padat pedagang kaki lima yang memanfaatkan badan jalan untuk berjualan. Pemerintah Kota Bekasi dalam beberapa waktu terakhir menggencarkan penataan ruang publik dengan tujuan memulihkan fungsi trotoar dan akses jalan. Operasi ini melibatkan Satpol PP dan aparat keamanan demi menjaga ketertiban umum.

Walaupun sempat terjadi insiden serius, Tri menegaskan bahwa langkah penertiban akan tetap dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari amanat menjaga ketertiban kota bagi seluruh warga.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Akhiri Berita Dengan Kesimpulan

Peristiwa yang viral ini menjadi momentum bagi pemerintah setempat untuk menegaskan komitmen dalam penataan kota. Menurut Wali Kota Bekasi, ancaman dan reaksi emosional sebagian pihak bukanlah alasan untuk menunda penegakan aturan, tetapi justru menjadi pengingat pentingnya kehadiran negara secara konsisten.

(DAW)

Newest Indonesia Saluran WhatsApp
Newest Indonesia hadir di Saluran WhatsApp

Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.

Ikuti Sekarang

Ingin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Berita Lainnya

Regional

Newestindonesia.co.id, Insiden pengeroyokan yang melibatkan aparat terjadi di Kabupaten Toraja Utara (Torut), Sulawesi Selatan. Lima oknum TNI dan satu anggota kepolisian diduga terlibat dalam...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kebakaran hebat yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, mengakibatkan 17 orang mengalami luka-luka. Sejumlah korban bahkan mengalami luka...

Regional

Newestindonesia.co.id, Aksi nekat seorang warga negara asing (WNA) asal Belgia berinisial SD yang viral di media sosial berujung pada tindakan tegas dari pihak imigrasi....

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pengemudi taksi online terhadap seorang penumpang perempuan di Jakarta Pusat akhirnya berujung penangkapan. Pelaku kini telah...

Regional

Newestindonesia.co.id, Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak biasa di ruang operasi RSUD Datu Beru, Aceh Tengah, viral di media sosial dan menuai sorotan publik....

Regional

Newestindonesia.co.id, Video yang memperlihatkan aksi sejumlah sopir truk sampah diduga memaksa masuk ke kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Denpasar, viral di media sosial....

Regional

Newestindonesia.co.id, Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (1/4/2026) malam. Api yang...

Regional

Newestindonesia.co.id, Kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pegawai kios ayam goreng di Kabupaten Bekasi terus berkembang. Tim Subdirektorat Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali...

Advertisement