Newestindonesia.co.id, Content creator dan influencer Wendy Walters resmi meninggalkan kariernya sebagai pekerja kantoran dan fokus menekuni profesi kreator konten yang dinilai lebih menguntungkan secara finansial sekaligus fleksibel dalam waktu kerja. Keputusannya itu ia ungkapkan dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan di kanal YouTube Nihongo Mantappu, Kamis (5/2/2026).
Sebelum terjun di dunia digital, Wendy meniti karier profesional di dunia perbankan usai lulus dari sekolahnya di Medan. Ia kemudian pindah ke Jakarta dan memulai pekerjaan pertamanya sebagai marketing bank.
“Dulu aku lulus sekolah di Medan, terus pindah ke Jakarta. Pekerjaan pertama yang aku kerjakan adalah bank, karena Cici aku manajer di bank. Akhirnya aku apply dan diterima sebagai marketing bank,” ungkapnya.
Namun, seiring waktu, Wendy mengaku merasa pilihan karier di dunia konten digital memiliki peluang finansial yang lebih menjanjikan. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa pertimbangan matang.
“Duitnya sih, mana yang lebih worth. Jadi aku merelakan karier aku,” katanya.
Dinamika Karier dan Reaksi Keluarga
Tantangan bukan hanya datang dari dunia profesional, tetapi juga dari lingkungan terdekatnya. Wendy mengungkapkan sempat mendapatkan respons kurang setuju dari sang ibu ketika awal ia memilih menjadi konten kreator. Ibu Wendy mempertanyakan gaya hidup baru yang dianggap kurang konvensional dibanding pekerjaan kantoran.
“Pas aku jadi content creator, mami aku gak setuju, karena pakai baju bebas, kerjanya jamnya bebas,” ujarnya. Bahkan ia sempat berpura-pura berangkat kerja setiap pagi meskipun sesungguhnya ia pergi bekerja membuat konten.
“Aku bahkan pernah pura-pura berangkat kerja jam 6 pagi sampai jam 5 sore, padahal ke studio buat kerja. Tapi sekarang mami sudah tahu,” tutur Wendy.
Transformasi Karier di Dunia Digital
Wendy Walters mulai dikenal publik melalui video cover dance yang ia unggah di media sosial. Nama dan kontennya semakin dikenali setelah ia mengeksplor beragam aktivitas dalam kontennya, seperti kegiatan olahraga, hiking, drifting, hingga gaya hidup aktif lainnya. Menurutnya, fleksibilitas waktu menjadi salah satu hal menarik dalam profesi ini.
“Waktunya bisa fleksibel. Awalnya happy dikenal orang, tapi ada sisi juga capek memaksakan happy,” katanya.
Dengan puluhan ribu hingga jutaan pengikut di platform media sosialnya, Wendy kini menjadi salah satu kreator yang aktif mengembangkan konten beragam — mulai dari hiburan, gaya hidup, olahraga, hingga kolaborasi dengan merek dan brand ambassador.
(DAW)
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login