Newestindonesia.co.id – Sulsel, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo berinisial Prof ER membantah tegas tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan berusia 18 tahun yang ditemukan pingsan di depan ruko miliknya di Kota Palopo, Sulawesi Selatan pada Sabtu (31/1). Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Prof ER kepada wartawan saat angkat bicara beberapa hari terakhir.
Menurut Prof ER, laporan yang beredar di publik mengenai dugaan pelecehan tidak mencerminkan fakta sesungguhnya. Ia menegaskan bahwa seluruh tindakannya murni semata-mata sebagai upaya pertolongan kemanusiaan kepada korban yang pingsan, tanpa ada dorongan nafsu atau niat seksual.
“Tindakan pertolongan yang saya berikan semata-mata atas dasar kemanusiaan, tidak ada niat sedikitpun ke arah dorongan nafsu atau seksual,” jelas Prof ER seperti dikutip detikSulsel.
Kronologi Menurut Prof ER
Prof ER menjabarkan kronologi kejadian yang berbeda jauh dari versi tuduhan. Bermula ketika dirinya hendak membuka kunci ruko sekitar siang hari dan melihat seorang perempuan pingsan di depan pintu. Seorang rekan dari korban kemudian memintanya membantu mengangkat perempuan itu masuk ke dalam ruko.
Prof ER mengatakan bahwa kondisi panas di luar membuatnya memilih tempat di dalam ruko untuk memberikan pertolongan pertama. Setelah korban dibaringkan, ia sempat keluar sebentar untuk menutup gerobak dagangan milik korban. Sekembalinya, ia melihat beberapa sayatan di tangan perempuan tersebut dan berupaya memberikan pertolongan seperti menepuk bagian kepala serta memastikan posisi pakaian korban tidak menghambat pernapasan.
Prof ER juga mengaku sempat menurunkan bagian bawah pakaian korban yang terangkat saat digotong, yang menurutnya bagian dari pertolongan pertama untuk menghindari kemungkinan komplikasi medis. Ia mengatakan seluruh tindakan itu dilakukan sambil didampingi ponakannya yang perempuan, yang berada di lokasi saat itu.
Setelah beberapa saat, korban sadar dan diberikan air minum. Namun usai bangun, perempuan tersebut lantas menuduh Prof ER melakukan pelecehan.
“Lalu dia keluar dari ruko dan tiba-tiba perempuan itu menunjuk-nunjuk saya sambil berkata ‘kau melecehkan saya’,” ujar Prof ER.
Baca di halaman selanjutnya >>>
Dapatkan update berita terkini langsung di WhatsApp Anda.
Ikuti SekarangIngin publikasi berita mengenai personal, perusahaan, instansi? Hubungi marketing kami di WhatsApp



You must be logged in to post a comment Login